Anies Baswedan ke Mana Tidak Ikut Berdendang Lagu “Enggak Mudik Tetap Asyik”?

Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan tidak ikut berdendang dalam kolaborasi lagu berjudul “Enggak Mudik Tetap Asyik”.

Para menteri di bawah pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) – Ma’ruf Amin kolaborasi menyanyikan lagu berjudul ‘Enggak Mudik Tetap Asyik’.

Lagu yang dipersembahkan bagi rakyat Indonesia yang tidak mudik pada Lebaran kali ini, diunggah di akun Twitter resmi Kementerian Ketenagakerjaan, @KemnakerRI pada Senin (18/5/2020). Lagu tersebut diikuti oleh para kepala daerah di Pulau Jawa, seperti Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil atau Emil, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, serta Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto.

Lalu ke mana Gubenur DKI Jakarta Anies Baswedan yang tidak turut dalam kolaborasi tersebut? Dalam cuplikan lagu yang berdurasi 55 detik tersebut diawali Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate, disusul Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi, dan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali yang berjoget ria.

Kemudian giliran Menteri Ketenagakerjaan (Menakertrans) Ida Fauziyah yang menyanyi sambil membawa gitar. “Ojo mudik-ojo mudik disek, ora mudik tetep asyik,” kata politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sambil memberi tanda jempol. Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi yang memakai headset pun ikut bersenandung, disusul Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Moeldoko. “Jangan mudik, jangan mudik dulu, ora mudik tetap asyik,” kata Moeldoko sambil mengetukkan tangannya ke meja. Kemudian lagu ditutup dengan tampilan seluruh pejabat bernyanyi bareng.

“Di tengah pandemi #COVID19 saat ini, #TidakMudik adalah pilihan terbaik untuk kebaikan kita bersama.. Enggak mudik, tetap asik…,” begitu penjelasan akun resmi @KemnakerRI. Pantauan Republika pada Rabu (20/5/2020) pagi WIB, video lagu yang dinyatakan para menteri Kabinet Indonesia Maju tersebut sudah ditonton lebih 1,2 juta viewers, dikomentari 5,7 ribu akun, di-retweet 1,5 ribu kali, dan disukai 5,3 ribu akun.

Diberitakan sebelumnya, Presiden Joko “Jokowi” Widodo kembali menegaskan mengenai larangan mudik bagi masyarakat di tengah pandemik COVID-19 yang terjadi di Indonesia. Jokowi menyebutkan, pemerintah tetap melarang masyarakat untuk melakukan mudik di saat Lebaran, tahun ini.

Larangan mudik itu berlaku bagi masyarakat yang berada di zona merah dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Kecuali kategori-kategori yang telah ditentukan pemerintah. Namun, di tengah larangan tersebut Jokowi tidak melarang transportasi yang mengangkut kebutuhan logistik di zona merah.

Jokowi menyampaikan, larangan kebijakan publik diberlakukan bagi transportasi yang mengangkut pemudik untuk pulang ke kampung halaman. Namun, transportasi yang mengangkut logistik hingga alat kesehatan tetap diperbolehkan keluar-masuk wilayah.

“Perlu diingat juga yang dilarang itu mudiknya, bukan transportasinya, karena transportasi untuk logistik, untuk urusan pemerintahan, untuk urusan kesehatan, untuk urusan kepulangan pekerja migran kita dan ekonomi esensial, tetap berjalan dengan protokol kesehatan yang ketat,” kata Jokowi yang disiarkan langsung di channel YouTube Sekretariat Presiden, Senin (18/5).

Yuanita R Silalahi
%d blogger menyukai ini: