Gerakan Jaga Ekonomi Indonesia

Di tengah pembatasan sosial berskala besar, gerakan-gerakan menjaga ekonomi agar tetap menggeliat perlu terus dijaga. Tentu saja dengan tetap memerhatikan protokol kesehatan, utamanya pekerja yang masih ke kantor.

Fokus pada kesehatan untuk memitigasi masifnya penyebaran pandemi Covid-19 memang jadi prioritas utama. Namun, jangan mengabaikan juga industri-industri yang masih menggeliat, seperti yang memproduksi makanan-minuman, obat-obatan, dan alat pelindung diri.

Di sisi lain, masih ada pula usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan industri kecil menengah (IKM) yang masih bertahan. Mereka berupaya menjaga usaha dan pekerja. Semuanya menyangkut persoalan perut karena beragam insentif dari pemerintah sifatnya hanya membantu menyambung hidup, bukan membiaya keseluruhan kebutuhan hidup.

Berbagai upaya bertahan hidup di tengah pandemi itu melahirkan gerakan-gerakan menjaga ekonomi. Tokopedia dan Bukalapak mengajak masyarakat yang kehilangan pekerjaan menjadi pelaku usaha daring dengan membuka toko atau lapak daring. Tokopedia, misalnya, menamai gerakan itu #JagaEkonomiIndonesia, sedangkan Bukalapak ”One Click Online”.

Adapun Shopee meluncurkan program ”Stimulus Dukungan COVID-19 100M Shopee”. Bantuan ini diberikan dalam beberapa bentuk keringanan untuk mitra penjual, antara lain potongan biaya admin sebesar 30 persen, bantuan tambahan modal hingga Rp 1 juta dalam bentuk voucher, voucher modal awal hingga Rp 1 juta dalam bentuk kredit iklan senilai Rp 150.000, dan gratis ongkos kirim ekstra untuk mitra penjual baru.

Berbagai upaya bertahan hidup di tengah pandemi itu melahirkan gerakan-gerakan menjaga ekonomi.

Ada juga gerakan-gerakan dari sejumlah merek UMKM dan IKM lokal. Damn! I Love Indonesia, pelopor street wear lokal, meluncurkan ”Gerakan Saling Menjaga”. Selain itu, muncul pula gerakan Hari Belanja Brand Lokal secara daring yang akan digelar pada 25-27 April 2020. Kegiatan ini akan diikuti 1.000 brand lokal Tanah Air.

Di luar itu, masih banyak gerakan lain, mulai dari memproduksi produk lain yang lebih dibutuhkan masyarakat hingga belanja kebutuhan secara daring di pasar tradisonal dan ritel modern. Tak lupa, gerakan UMKM menjaga produk makanan-minuman sesuai standar kesehatan.

Gerakan ini diharapkan dapat menjaga keberadaan industri ekonomi kreatif dan UMKM konveksi di tengah terpaan badai ekonomi saat ini.

Kemudian, seluruh keuntungan penjualan dari Special Series T-shirt ‘Saling Jaga’ akan disumbangkan kepada pelaku ekonomi kreatif dan tim medis Indonesia.

“Dengan membeli Special Series T-shirt ‘Saling Jaga’, kamu turut berkontribusi menjaga kelangsungan hidup industri kreatif dan UMKM, sekaligus berdonasi bagi para tenaga kesehatan. Sesuai dengan misi perusahaan kami untuk memperkenalkan modern patriotisme, ‘Gerakan Saling Jaga’ merupakan bentuk patriotisme saya, kamu dan kita semua bagi bangsa Indonesia,” ujar Daniel Mananta, Founder dan CEO Damn! I Love Indonesia, Rabu (15/4/2020).

Novrizal Pratama, Ketua Yayasan Aliansi Indonesia Kuat menambahkan, saat ini Indonesia sedang menghadapi kondisi yang belum pernah terjadi sebelumnya yang menghancurkan semangat masyarakat.

“Melalui kolaborasi ini kami ingin menyebarkan semangat positif dan bergerak maju, bersama kita bisa menjaga api harapan tetap menyala!,” tegas dia

Iskandar Salim, kreator Komik Faktap, berkomentar mewakili lebih dari 20 pemilik IP. “Kami sangat bangga dapat berkontribusi dalam ‘Gerakan Saling Jaga’. Mengetahui bahwa desain kami dapat memberikan energi positif dan menjadi manfaat bagi banyak orang, merupakan hal paling memuaskan bagi kami pekerja seni kreatif.”

Selain dari hasil penjulanan Special Series T-shirt ‘Saling Jaga’, Damn! I Love Indonesia juga akan menyumbangkan 50 persen dari hasil penjualan produk regular lainnya.

Special Series T-shirt ‘Saling Jaga’ dengan 37 pilihan desain positif mengenai pandemi COVID-19 dapat dipesan mulai sekarang hingga tanggal 23 April 2020 melalui www.damniloveindonesia.com/salingjaga. Pengiriman akan dimulai tanggal 4 Mei 2029

Yuanita R Silalahi
%d blogger menyukai ini: