Ini Upaya Polisi dan TNI Soal Tantangan Pemilu 2019 Makin Berat

Berkembangnya isu SARA hingga bentrokan antara dua kubu pendukung, polisi melakukan sinergitas dengan TNI untuk melakukan pengamanan.

“Sesuai tadi yang sudah disampaikan yaitu Sinergi antara TNI dan Polri menjelang operasi Mantap Brata yaitu Pemilu 2019 dan kita dalam rangkaian sebelumnya kita sudah melakukan berbagai upaya dengan TNI,” kata Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan usai memimpin apel persiapan pasukan di Mako Brimob Subden 2 A Tandes, Surabaya, Rabu (3/10/2018).

Tak hanya meningkatkan pengamanan, pihaknya juga melakukan pendekatan ke berbagai komponen masyarakat. Kapolda menyebut pendekatan ini dilakukan dengan menggelar berbagai cangkrukan.

Dalam cangkrukan, jelas dia, suasana akan lebih cair dan mudah untuk menampung aspirasi terkait masalah Kamtibmas di masyarakat. Selain itu, pihaknya akan mendatangi pasukan-pasukan untuk mengecek kesiapan.

Dia menambahkan akan mengajak Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Arif Rahman dalam cangkrukan. Tak hanya itu pihaknya juga akan mengikuti pangdam mengecek kesiapan di batalyon-batalyon.

“Seperti dengan TNI ya itu di rumahnya Panglima yaitu cangkrukan, dan ini akan dilanjutkan terus. Saya datang ke pasukan-pasukan saya membawa Panglima atau Brimob. Nanti saya ikut dengan Panglima ke batalyon-batalyon yang ada di wilayah Jatim,” imbuhnya.

Sementara rawannya kabar hoax menjelang pemilu, kapolda mengingatkan ke para personel agar tak mudah terpengaruh hoaks. Tak hanya itu, para personel juga harus bisa menghentikan informasi hoaks yang menyebar di masyarakat dengan melaporkan pada pimpinan.

“Jaga emosional anggota tetap terjaga, jangan sampai terpancing maupun ada benturan-benturan dengan TNI, maupun masyarakat. Diharapkan kepada anggota juga jangan sampai terpengaruh berita hoax. Anggota harus bisa menghentikan berita yang sifatnya hoax dan bila ini ditemukan segera laporkan kepada pimpinan. Dan ini atensi dari kapolri,” pesannya.

Di kesempatan yang sama, pangdam mengaku personelnya telah siap membantu polri menjaga kamtibmas jelang pemilu.

“Kita kan sudah gelar pasukan yang dibikin oleh Kapolda beberapa waktu yang lalu intinya jajaran TNI di Kodam V, khususnya di Jawa Timur ini siap untuk membantu Polda Jatim dalam rangka mengamankan Pemilu tahun 2019 baik satuan TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut dan TNI Angkatan Udara, yang ada di wilayah Jatim,” kata pangdam.

Pangdam juga menyebut sebanyak 16.000 personel disiagakan dan dibagi dalam zona pengamanan tertentu.

“Kekuatannya 2/3 dari jumlah Polda Jatim yang dikerahkan sekitar 16.000 sampai 17.000 satuan TNI yang dilibatkan dalam pengamanan pemilu ini. Kita semuanya sama, kita siapkan di wilayah-wilayah semuanya disiapkan para Dandim para Kapolres dan gabungan sudah menyatakan wilayah-wilayah mana saja pasukan akan ditempatkan,” pungkasnya.

Sumber : Detik

Andi G Prakoso

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: