Meningkatnya Covid-19 di Jakarta Bukti Kinerja Anies Baswedan Gagal

Melonjaknya kasus Covid-19 di Jakarta merupakan bukti bahwa kinerja Gubernur DKI, Anies Baswedan tidak maksimal.
Demikian tulis Direktur Eksekutif Energy Watch Indonesia (EWI) Ferdinand Hutahaean di akun twitter pribadinya.

“Kita sebagai warga yang normal dan waras tentu paham secara objektif bahwa tingginya covid di Jakarta adalah bukti pemimpinnya berkinerja buruk, gagal dan tak becus. Hal itu tak terbantahkan meski akan dibantah oleh para pendukung Anies dan berusaha menyalahkan Pemerintah Pusat,” katanya.

Bukan baru kali ini, lanjut Ferdinand, kebijakan Gubernur Anies banyak yang bertolak belakang dengan tujuan menekan angka penularan Covid-19 di Jakarta.

“Saya bicara fakta bahwa menurut saya, kebijakan @aniesbaswedan banyak yang bertolak belakang dengan tujuan menekan penularan covid,” jelasnya.

Ferdinand siap debat tentang kebijakan-kebijakan Anies yang bertolak belakangan dengan penanganan Covid-19.
Ferdinand Hutahaean membeberkan sejumlah kebijakan Anies Baswedan yang dinilai jadi penyebab angka kasus positif Covid-19 terus alami kenaikan setiap harinya yakni memberikan izin demo dan kerumunan, serta aturan ganjil genap.

“Sy bicara fakta bahwa menurut sy, kebijakan @aniesbaswedan banyak yg bertolak belakang dgn tujuan menekan penularan covid. Mk sy pun sgt heran msh ada isi kepala manusia yg menganggap Anies hebat tangani covid dan urus Jakarta,” ujar dia.

Kritikan kepada Anies Baswedan pun sebelumnya sudah dilontarkan Ferdinand Hutahaean sebelumnya. Ia sempat mengatakan apabila kondisi di DKI Jakarta di masa pandemi Covid-19 ini telah mengkhawatirkan.

“Sekarang bapak mau mengakui Jakarta mengkhawatirkan?,” ucap dia seraya bertanya.

Ia menyebutkan bahwa sudah sedari lama banyak pihak yang memberikan kritikan atas kebijakan yang ditempuh Anies Baswedan. Namun, disebutkan dia, mantan Mendikbud ini terus melakukan pembelaan.

“Pak Gub, sejak lama kita mengkritik langkah kebijakan bapak mengurus Jakarta di tengah pandemi. Tapi bapak terus membela diri dengan retorika bahkan dengan pemahaman terbalik, nalar jungkir balik,” ucap Ferdinand Hutahaean

“Siapapun yang membantah, saya siap debat soal ini,” tegasnya.

Ferdinand heran banyak pihak yang beranggapan Anies Baswedan hebat dalam menangani Covid-19.

“Maka saya pun sangat heran masih ada isi kepala manusia yang menganggap Anies hebat tangani covid dan urus Jakarta,” pungkasnya.

Alfian G Raditya
%d blogger menyukai ini: