Pemerintah Akan Siapkan Vaksin Gratis Untuk 93 Juta Penduduk

Pemerintah akan menyiapkan program vaksin virus corona (Covid-19) gratis bagi masyarakat.

Nantinya pemberian vaksin gratis akan diberikan mengacu pada data Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Lebih dari 90 juta peserta BPJS dinilai membutuhkan bantuan vaksin tersebut.

“Data BPJS Kesehatan memang ada 93 juta orang yang sangat memerlukan, jadi kita pastikan yang memerlukan itu harus dibantu pemerintah,” ujar Ketua Pelaksana Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Erick Thohir saat konferensi pers, Rabu (2/9).

Selain vaksin gratis, pemberian vaksin juga dilakukan dengan skema mandiri oleh masyarakat. Sehingga seluruh beban pemberian vaksin tidak akan ditanggung oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Di depan pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Erick bilang perusahaan dapat menyediakan vaksin bagi karyawannya. Oleh karena itu akan ada pembagian beban nantinya. “Kadin bukan tidak mungkin berani membeli vaksin sendiri untuk kebutuhan karyawan,” terang Erick.

Saat ini Indonesia terus berupaya untuk mempercepat ketersediaan vaksin. Dalam kerja sama penyediaan vaksin, Indonesia telah mendapatkan komitmen 30 juta dosis pada tahun 2020 dari China dan Uni Emirat Arab (UEA).

Selain itu pengembangan vaksin mandiri juga dilakukan oleh Indonesia. Vaksin mandiri yang disebut dengan Vaksin Merah Putih saat ini tengah memasuki 40% progres pengembangan dan ditargetkan akan produksi pada kuartal ketiga 2021.

Erick mengatakan, pemerintah hanya menanggung biaya vaksin gratis bagi sebanyak 93 juta orang masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Jumlah tersebut diperoleh dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

“Ada vaksin yang bantuan pemerintah melalui BPJS Kesehatan untuk 93 juta orang yang sangat memerlukan. Sangat memerlukan. Jadi kita sangat memastikan itu dibantu program pemerintah. Tapi program mandiri juga kita dilibatkan karena banyak pihak mampu membeli,” kata dia.

Dia mengajak asosiasi pengusaha untuk mengajak anggotanya menyediakan vaksin gratis bagi karyawan perusahaan. Dengan begitu, vaksinasi Covid-19 tidak menjadi beban bagi keuangan negara.

“Program vaksin mandiri, kita harap anggota Kadin mandirilah enggak perlu minta yang subsidi. Bahkan, saya tadi dapat tanggapan positif dari Kadin di sini ada Astra, Lippo, Sinarmas, ya bukan tidak mungkin mereka berani beli sendiri vaksin untuk kebutuhan karyawan mereka. Hal ini akan kita lihat lagi. Program kesehatan ini menjadi sangat penting,” katanya.

Erick menambahkan, rencana vaksinasi Covid-19 tersebut sudah dikoordinasikan dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Pemerintah juga mengajak TNI dan Polri terlibat dalam uji coba vaksin yang akan berlangsung dalam waktu dekat.

“Untuk kesehatan sendiri, kita memang mempunyai tiga program. Yang salah satunya tentu vaksin karena vaksin jadi hal yang penting dan kemarin juga sudah disampaikan ke DPR dan pemerintah. Dan di mana juga kita harapkan TNI dan Polri bisa terus mengkoordinasikan vaksinasi yang akan terjadi dalam waktu yang tidak lama lagi,” ujar Erick.

Bentang Nusantara
%d blogger menyukai ini: