Tim Kampanye Jokowi-Ma’ruf Amin Prediksi Kuasai Jateng 70 Persen

Direktur Program Tim Kampanye Nasional Jokowi – Ma’ruf Amin, Aria Bima menyampaikan, pasca berpisahnya Ida Fauziah dan Sudirman Said di Pilpres 2019, suara pemilih di Jawa Tengah dinilai terpecah.

Arya memprediksi Jokowi-Ma’rif Amin akan menang di provinsi tersebut dengan suara mencapai 70 persen lebih.

HomePilpres

Tim Kampanye Jokowi-Ma’ruf Amin Prediksi Kuasai Jateng 70 Persen
Nanda Perdana PutraNanda Perdana Putra

24 Agu 2018, 06:39 WIB

0

39
Tes Kesehatan, Jokowi – Ma’ruf Amin Tebar Senyum
Bakal calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo atau Jokowi (kiri) dan KH Ma’ruf Amin (kanan) melambaikan tangan sebelum tes kesehatan di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Minggu (12/8). (Merdeka.com/Iqbal Nugroho)

Liputan6.com, Jakarta – Direktur Program Tim Kampanye Nasional Jokowi – Ma’ruf Amin, Aria Bima menyampaikan, pasca berpisahnya Ida Fauziah dan Sudirman Said di Pilpres 2019, suara pemilih di Jawa Tengah dinilai terpecah.

Arya memprediksi Jokowi-Ma’rif Amin akan menang di provinsi tersebut dengan suara mencapai 70 persen lebih.

Baca Juga

Demokrat: Gatot Nurmantyo Tentukan Dukungan Capres dalam Waktu Dekat
Demokrat: Kepala Daerah Baiknya Jangan Jadi Tim Pemenangan Pilpres
Priyo Sebut Isu Prabowo Rujuk dengan Titiek Tak Terkait Pilpres

“Jadi estimasi saya, Pak Jokowi akan tembus suara di Jateng sekitar 71 sampai 72 persen karena koalisi yang di luar Pak Jokowi hanya PKS dan Gerindra yang itu permanen survei sekitar 12 sampai 14 persen. Ditambah suara dari Demokrat, ditambah suara PAN. Total itu semua suara di Jateng nggak lebih dari 20 persen,” katanya di Rumah Cemara, Jakarta Pusat, Kamis, 23 Agustus 2018.

Aria merinci, suara dari pendukung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sendiri mencapai 58 persen. Sementara akan ada luapan dari pemilih PKB yang sebelumnya menjatuhkan pilihan ke kadernya yakni Ida Fauziah.

“Yang perhitungan saya swing voters. Itu 28 persen. Itu Ganjar dapat lima persen, jadi dia dapatnya 58 kan dari 53. Sudirman Said kan dapat 12 persen jadi artinya Sudirman Said dari 22 persen, saya dapat 5 persen. Nah itu saya waktu itu lihat Nahdliyin PKB yang bingung,” jelas dia.

“Dengan pisahnya Sudirman Said sama Mbak Ida atau kembalinya PKB ke koalisi Jokowi dalam pilpres, maka sangat dimungkinkan dukungan Pak Jokowi adalah suara Ganjar plus 20 persen suara Nahdliyin di Jateng. Maka kemungkinan akan tembus di atas 70 persen,” lanjut Aria.

Ketua DPP PKB Ida Fauziah sendiri menyatakan siap bertarung di Pilpres 2019 dengan Sudirman Said, mantan pasangannya di Pilkada Jateng 2018.

Ida yang pernah mendampingi Sudirman sebagai cawagub Jawa Tengah, kini membentuk relawan perempuan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin, berseberangan dengan Sudirman yang menjadi timses pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Sumber : Liputa6

Andi G Prakoso

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: