Arab Saudi Larang Haji Warga Luar Negeri

Negara kerajaan ini melarang kedatangan jemaah dari luar negeri dan hanya akan menyelenggarakan haji dengan jemaah domestik yang sangat terbatas. Pemerintah Arab Saudi akhirnya secara resmi mengambil keputusan untuk musim haji 2020/1441 Hijriah. “Keputusan ini diambil untuk memastikan haji dilakukan dengan cara yang aman dari perspektif kesehatan sambil mengamati semua langkah-langkah pencegahan dan protokol jarak sosial yang diperlukan untuk melindungi manusia dari risiko yang terkait dengan pandemi ini dan sesuai dengan ajaran Islam dalam melestarikan kehidupan manusia,” kata kementerian yang mengurusi haji dan umrah.

Keputusan ini muncul saat Saudi berupaya menahan lonjakan kasus corona (Covid-19). Di mana negeri itu mencatat ada lebih dari 161.000 kasus dengan 1.307 kematian.

Saudi kini menjadi negara dengan kasus kedua tertinggi di Teluk setelah Iran. Kemarin, data Worldometers menunjukkan ada tambahan 3.393 kasus baru di negeri itu.

Meski begitu, Saudi sudah mengakhiri jam malam dan mencabut pembatasan sosial untuk bisnis. Kawasan hiburan seperti bioskop sudah diperbolehkan.

Sekitar 2,5 juta jemaah biasanya mengunjungi situs-situs Islam paling suci di Mekah dan Madinah selama haji selama seminggu. Data resmi menunjukkan, Arab Saudi menghasilkan sekitar US$ 12 miliar setahun dari penyelenggaraan ibadah haji dan umrah sepanjang tahun.

Kerajaan Arab Saudi menghentikan penerbangan penumpang internasional pada bulan Maret dan meminta kaum Muslim di seluruh dunia untuk menunda rencana ibadah haji sampai pemberitahuan lebih lanjut. Kedatangan internasional untuk ziarah umrah juga telah ditangguhkan sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Awal bulan ini, Malaysia dan Indonesia sama-sama melarang warganya untuk melakukan perjalanan ke Arab Saudi untuk melaksanakan ibadah haji, dengan alasan kekhawatiran akan virus corona.

Alfian G Raditya
%d blogger menyukai ini: