Jokowi Bersama Prabowo Dalam Kunjungan Kerja di Kalimantan Tengah

Jokowi bersama Prabowo melakukan kunjungan kerja meninjau Food Estate dan posko penanganan virus corona (covid-19), Kamis (9/7). Dalam kunjungan kali ini, Jokowi didampingi pula Kepala Staf Presiden Moeldoko, dan Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono. Jokowi bertolak dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta sekitar pukul 07.15 WIB menggunakan pesawat kepresidenan Indonesia-1.

Usai mendarat di Bandara Tjilik Riwut, Palangkaraya, Jokowi akan langsung melanjutkan perjalanan menggunakan helikopter Super Puma TNI AU menuju Kabupaten Kapuas. Mantan wali kota Solo itu akan meninjau lokasi Food Estate dan saluran primer induk UPT A5 di Desa Bentuk Jaya, Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas. Siang harinya, Jokowi akan meninjau lokasi Food Estate lain di Belanti Siam, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau. Ia juga akan meninjau lokasi padat karya irigasi P3-TGAI.

Dari sana, Jokowi akan kembali ke Bandara Tjilik Riwut dan menuju posko penanganan covid-19 di kantor gubernur Kalteng. Jokowi dijadwalkan kembali ke Jakarta sore ini. Food Estate diketahui merupakan kawasan yang digarap oleh Kemenhan. Beberapa waktu lalu juru bicara menhan, Dahnil Anzar Simanjuntak mengungkapkan bahwa Kemenhan saat ini tak hanya fokus di segmen pertahanan tapi juga diberi mandat memperkuat sektor pangan di Indonesia.

Food Estate disebut menjadi cadangan strategis milik Indonesia dan dikelola langsung oleh TNI.

Jokowi Minta Prabowo Belanja Alusista Buatan Dalam Negeri

Presiden Joko Widodo mengingatkan seluruh menterinya untuk menekan impor atau belanja dari luar negeri di tengah kondisi ekonomi global yang tak menentu akibat pandemi corona. Langkah ini perlu diambil agar ekonomi dalam negeri bisa kembali berdenyut.

Termasuk juga pembelian alat utama sistem persenjataan (alutsista), Jokowi meminta Menteri Pertahanan Prabowo Subianto untuk membelinya dari perusahaan dalam negeri. Hal tersebut Jokowi sampaikan saat memimpin rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/7/2020).

“Dan saya titip beli produk dalam negeri. Misalnya di Kemenhan, bisa saja beli di DI, beli di Pindad, beli di PAL, yang bayar di sini ya cash cash cash APBN. Beli produk dalam negeri, saya kira Pak Menhan (Prabowo) lebih tahu mengenai ini,” kata dia.

Kemenhan menjadi salah satu kementerian yang mendapatkan anggaran belanja yang cukup besar, yakni sebesar Rp 117,9 triliun. Terkait hal tersebut, ia bilang akan memantau penggunaan anggaran. Bahkan ia akan melihat secara harian untuk memastikan belanja pemerintah dapat dikeluarkan dengan cepat.

“Saya minta semuanya dipercepat, terutama yang anggarannya besar-besar. Ini Kemendikbud ada Rp70,7 triliun, Kemensos Rp104,4 triliun, Kemenhan Rp117,9 triliun, Polri Rp92,6 triliun, Kementerian Perhubungan Rp32,7 triliun,” kata dia.

Dia menegaskan, pembayarannya juga harus dilakukan dengan menggunakan uang tunai agar kondisi perekonomian Indonesia cepat pulih. Pasalnya, belanja dalam negeri menjadi kunci dalam pemulihan ekonomi di tengah pandemi.

Alfian G Raditya
%d blogger menyukai ini: