Kejagung Dalami Dugaan Aliran Dana dari Djoko Tjandra

Kejaksaan tengah mendalami dugaan aliran dana dari Djoko Tjandra kepada Jaksa Pinangki. Saat ini Tim Pidsus Kejagung sudah menerima berkas hasil pemeriksaan Jaksa Pinangki terkait dugaan pertemuan dengan terpidana kasus hak tagih Bank Bali Djoko Tjandra.

Demikian pernyataan diungkapkan Direktur Penyidikan Pidana Khusus Kejagung Febri Ardiansyah, belum lama berselang.

Selain pelanggaran disiplin, Kejagung juga mendalami dugaan adanya unsur pidana dalam kasus dugaan pertemuan Pinangki dan Djoko di salah satu tempat.

Jaksa Pinangki sebelumnya sudah dinyatakan melanggar disiplin karena bepergian ke luar negeri tanpa izin sebanyak sembilan kali pada 2019 lalu. Pada salah satu perjalanannya, Jaksa Pinangki diduga bertemu dengan Djoko yang saat itu berstatus buron.

Sementara itu, Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung sedang mendalami dugaan tindak pidana yang dilakukan Jaksa Pinangki Sirna Malasari.

“Ini juga akan kita putuskan apakah Jaksa P juga terlibat atau tidak di sisi pidananya. Tentunya akan kita perdalam,” kata Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejagung Febrie Adriansyah, Selasa. Pinangki kini telah dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Sub-Bagian Pemantauan dan Evaluasi II pada Biro Perencanaan Jaksa Agung Muda Pembinaan.

Bidang Pengawasan Kejaksaan Agung menyatakan Pinangki terbukti melanggar disiplin karena pergi ke luar negeri tanpa izin sebanyak sembilan kali di tahun 2019. Negara tujuan Pinangki dalam perjalanan tanpa izin tersebut di antaranya ke Singapura dan Malaysia.

Diduga, dalam salah satu perjalanan ke luar negeri tanpa izin itu, Pinangki bertemu Djoko Tjandra. Pinangki lalu diberi hukuman disiplin dengan tidak diberi jabatan struktural atau non-job. Pinangki telah menerima hukuman disiplin tersebut. Selain pelanggaran disiplin, Kejagung juga sedang menelusuri dugaan tindak pidana yang diduga dilakukan oleh Pinangki.

Kejaksaan kembali akan menyatakan sikap resmi terkait kasus ini pada pekan depan.

Penyidik Bareskrim Polri membuka kemungkinan memeriksa Jaksa Pinangki Sirna Malasari sebagai saksi dalam kasus pelarian Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra. Diketahui, Pinangki merupakan jaksa yang diduga pernah bertemu Joko Tjandra pada saat masih buron.

Pertemuan diduga terjadi di luar negeri. “Iya kemungkinan (Pinangki) bisa dimintai keterangan,” kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono.

Penyidikan kasus yang turut melibatkan Brigjen (Pol) Prasetijo Utomo selaku penerbit surat jalan untuk Joko Tjandra tersebut masih dilakukan polisi.

Yuanita R Silalahi
%d blogger menyukai ini: