Mantan relawan Anies-Sandi Minta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Penuhi Janji Politik

Mantan relawan Anies-Sandi pada Pilkada 2017 meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memenuhi janji politiknya. Janji Anies Baswedan yang ditagih mantan relawan terutama mengenai reklamasi Kawasan Ancol, Jakarta Utara, seluas 155 hektar.

Mantan anggota Presidium Relawan Anies-Sandi (Prass), Tom Pasaribu mengatakan, ada 23 janji kampanye Anies Baswedan dan Sandiaga Uno dalam ajang Pilkada 2017. Salah satu yang paling sering digaungkan adalah menolak segala bentuk reklamasi yang merugikan warga DKI Jakarta.

“Saya minta Mas Anies komitmen dengan janji politiknya, dan saya sendiri sudah mencabut dukungan karena kesepakatan yang sudah terbangun di Jalan Senopati tidak sesuai janji yang disepakati,” kata Tom seperti dikutip dari keterangan pers, Senin (20/7/2020).

Pada Pilkada 2017, Tom mendukung pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno karena demi kepentingan bersama dalam memperbaiki DKI Jakarta. Anies-Sandi beserta para pendukungnya membuat 23 program unggulan, salah satunya kepemilikan rumah dengan uang muka (down payment/DP) 0 rupiah, bukan reklamasi Ancol.

“Sekarang coba cek, bagaimana hasilnya rumah DP 0 Rupiah. Masih banyak yang kosong dan penghuninya juga ada yang memiliki mobil,” katanya. Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengakui bahwa perluasan Kawasan Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara seluas 155 hektar merupakan reklamasi.

Namun Anies menekankan, proyek ini berbeda dengan pembangunan 17 pulau milik kepala daerah DKI Jakarta sebelumnya Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang kebijakannya sudah dia cabut pada 2018.

“Penambahan lahan itu istilah teknisnya adalah reklamasi. Tapi beda sebabnya, beda maksudnya, beda caranya, beda pemanfaatannya dengan kegiatan yang selama ini tentang reklamasi 17 pulau/pantai itu,” kata Anies Baswedan melalui siaran YouTube Pemprov DKI Jakarta, Sabtu (11/7/2020).

Anies Baswedan mengatakan, perluasan Kawasan Ancol bukan bagian dari kegiatan reklamasi 17 pulau yang izinnya sudah dia cabut.

Tapi perluasan Ancol ini merupakan upaya pemanfaatan lahan yang sudah terbentuk dari hasil kerukan 13 sungai, waduk dan kali yang ada di Jakarta sejak 11 tahun silam.

Kemudian, Anies Baswedan menerbitkan Surat Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 237 Tahun 2020.

Kepgub itu tentang Izin Pelaksanaan Perluasan Kawasan Rekreasi Dufan Seluas Kurang Lebih 35 hektar dan Kawasan Rekreasi Taman Impian Ancol Timur Seluas Kurang Lebih 120 Hektar. Surat itu ditetapkan Anies Baswedan pada 24 Februari 2020. “Untuk memanfaatkan lahan yang sudah terbentuk ukurannya 20 hektar itu, Pemprov DKI Jakarta harus memberikan alas hukum demi memenuhi syarat legal administratif.”

“Kemudian dikeluarkan SK Gubernur Nomor 237 tahun 2020, sehingga tanah (hasil pengerukan) itu bisa dimanfaatkan dan bisa dimanfaatkan segera untuk kepentingan publik,” kata Anies Baswedan.

Yuanita R Silalahi
%d blogger menyukai ini: