Polisi Periksa Anita Kolopaking Tersangka Kasus Surat Jalan Djoko Tjandra

Kepolisian menjadwal pemeriksaan perdana terhadap pengacara Djoko Tjandra, Anita Kolopaking dalam status barunya sebagai tersangka kasus penerbitan surat jalan yang menjerat Brigjen Prasetijo Utomo.

“Rencananya yang bersangkutan dipanggil penyidik sebagai tersangka pada 4 Agustus 2020,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin 3 Agustus 2020.

Menurut Awi, Anita Kolopaking dimintai keterangan sejak pukul 09.00 WIB pagi ini. Meski begitu, dia belum banyak merinci terkait pemeriksaan tersebut.

“Kita tunggu perkembangannya,” ujarnya.

Anita Dewi Anggraeni Kolopaking telah ditetapkan sebagai tersangka kasus surat jalan palsu yang diterbitkan Brigjen Pol Prasetijo Utomo untuk klien Anita, Djoko Tjandra.

“Penyidik menaikkan status Anita Kolopaking jadi tersangka,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono.

Anita adalah salah satu kuasa hukum Djoko Tjandra. Dalam penetapan tersangka itu, Anita Kolopaking disangkakan dengan Pasal 263 (2) dan Pasal 223 KUHP.

Penyidik telah menyita sejumlah barang bukti di antaranya surat jalan palsu dan surat pemeriksaan COVID-19 atas nama Djoko Tjandra.

Polisi juga memeriksa 23 saksi dalam penyidikan kasus ini. Sebanyak 20 saksi dari Jakarta dan tiga saksi dari Pontianak.

“(Saksi) ada polisi, ada warga sipil berkaitan dengan kegiatan di Jakarta dan Pontianak,” kata mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya itu.

Anita menjadi tersangka menyusul eks Karo Korwas PPNS Bareskrim Polri Brigjen Pol Prasetijo Utomo yang sudah berstatus tersangka terlebih dulu terkait kasus yang sama.

Prasetijo disangkakan dengan pasal berlapis yakni Pasal 263 ayat 1 dan 2 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 E KUHP, Pasal 426 ayat 1 KUHP, dan Pasal 221 ayat 1 ke 2 KUHP.

Alfian G Raditya
%d blogger menyukai ini: