Suara Gemuruh Gunung Merapi Hingga 7 Kilometer

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), melalui akun Twitter-nya menyebut erupsi Merapi kali ini memuntahkan kolom abu hingga 3.000 meter pada Kamis (2/4). Erupsi tercatat pada pada pukul 15.10 WIB.

Arah angin saat erupsi ke arah timur, yang mengakibatkan hujan abu tipis di beberapa wilayah, seperti di Kecamatan Cangkringan Pakem dan Turi, Kabupaten Sleman. Suara gemuruh saat erupsi terdengar oleh warga hingga tujuh kilometer dari puncak.

“Visual dari arah selatan tidak kelihatan, Mas. Tapi suara gemuruhnya sampai 7 kilometer dari puncak. Cukup lumayan keras sampai warga keluar dari rumah,” kata Bambang Sugeng, warga Umbulharjo, Cangkringan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis, 2 April 2020.

Erupsi Merapi kali ini terjadi hanya berselang empat hari erupsi serupa terjadi, pada Jumat (27/3) dan Minggu (29/3). Secara secara berkelanjutan, gempa-gempa kecil terjadi di sekitar kawasan gunung.

“Setelah seismisitas didominasi gempa berfrekuensi rendah yaitu sebanyak 24 kali, hembusan 11 kali, guguran 2 kali, dan multiphase 2 kali. Deformasi juga tidak menunjukkan perubahan yang signifikan,” terang Kepala BPPTKG Hanik Humaidi seperti dikutip dari Antara, Minggu (29/3).

Dia mengatakan fenomena seismisitas ini merupakan indikasi bahwa suplai magma dari dapur magma masih berlangsung.

Ancaman bahaya letusan tersebut, lanjur Hanik, bisa berupa awan panas dan lontaran material vulkanik dengan jangkauan kurang dari tiga kilometer–berdasarkan volume kubah sebesar 291.000 meter kubik bertolak pada data drone 19 Februari 2020.

Sebelumnya, pada Jumat, 27 Maret gunung ini erupsi pada pukul 10.56 WIB, dengan tinggi kolom erupsi mencapai 5 kilometer. Lalu pada malam harinya, erupsi lagi pukul 21.46 WIB. Tinggi kolom erupsi mencapai 1000 meter.

Sabtu, 28 Maret 2020 pukul 05.21 WIB, Merapi kembali erupsi. Tinggi kolom erupsi mencapai 2000 meter di atas kawah. Lalu 28 Maret 2020 pukul 19.25 WIB, erupsi tercatat di seismogram dengan amplitudo 75 mm dan durasi 243 detik.

Merapi kembali erupsi dan mengeluarkan kolom erupsi setinggi 1.500 meter dari puncak pada Ahad, 29 Maret 2020 pukul 00.15 WIB. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo 40 mm dan durasi 150 detik. Arah angin saat erupsi ke Barat. Kemungkinan terjadi hujan abu di wilayah Magelang.

Alfian G Raditya
%d blogger menyukai ini: