Tanpa Vaksin, Donald Trump Ngotot Buka Lockdown

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengatakan Amerika Serikat akan tetap dibuka meski tidak ada vaksin.

Dia menyamakan proyek vaksin yang dijuluki ‘Operation Warp Speed’ dengan upaya Perang Dunia II untuk menghasilkan senjata nuklir pertama di dunia.

Tetapi Trump menjelaskan bahwa bahkan tanpa vaksin, orang Amerika harus mulai kembali ke kehidupan mereka seperti biasa, sebagaimana dikutip dari BBC.

Sebab banyak ahli meragukan vaksi Covid-19 akan selesai dalam waktu satu tahun.

Pada konferensi pers di Gedung Putih Jumat (15/5/2020) lalu, Trump menjelaskan kinerja Operation Warp Speed.

Proyek ini akan dimulai dengan studi pada 14 kandidat vaksin yang menjanjikan, demi mempercepat menelitian dan persetujuan.

“Itu berarti besar dan berarti cepat,” katanya tentang Operation Warp Speed.

“Sebuah upaya ilmiah, industri, dan logistik besar-besaran tidak seperti apa pun yang telah dilihat negara kami sejak Proyek Manhattan,” tambahnya. Trump menunjuk seorang jenderal Angkatan Darat dan mantan eksekutif kesehatan untuk memimpin operasi.

Sementara itu kemitraan antara pemerintah dan sektor swasta ditunjuk untuk menemukan dan mendistribusikan vaksin. Moncef Slaoui, yang sebelumnya memimpin divisi vaksin di perusahaan raksasa farmasi GlaxoSmithKline akan memimpin proyek ini. Sedangkan Jenderal Gustave Perna yang mengawasi distribusi untuk Angkatan Darat AS akan menjabat sebagai chief operating officer. Slaoui mengatakan dia yakin bahwa beberapa ratus juta dosis vaksin akan diberikan pada akhir 2020 ini.

Padahal sebelumnya Slaoui mengatakan bahwa deadline pengerjaan vaksin ini sangat ambisius. Banyak ahli mengatakan vaksin adalah satu-satunya hal yang akan memberi orang Amerika kepercayaan diri untuk sepenuhnya membuka kembali perekonomian tanpa adanya tes yang meluas.

“Saya tidak ingin orang berpikir ini semua tergantung pada vaksin,” katanya. “Vaksin atau tanpa vaksin, kita kembali. Dan kita sedang memulai prosesnya.” Dalam banyak kasus mereka tidak memiliki vaksin dan virus atau flu datang dan Anda berjuang melewatinya,” tambahnya.

Donald Trump mengatakan, sekolah AS akan bisa kembali dibuka pada musim gugur.

Awal pekan ini pakar penyakit menular top AS, Dr Anthony Fauci menyangsikan rencana untuk membuka sekolah pada musim gugur.

Sementara itu, pada Jumat lalu Trump mengomentari pengemudi truk yang selama beberapa minggu membunyian klakson di depan Gedung Putih.

Tiap hari mereka membunyikan klakson sebagai protes terhadap upah rendah, protes ditujukan kepada presiden dan pemerintah pada umumnya. “Itu sopir truk yang ramah. Mereka ada di pihak kita,” kata Trump.

Kunjungannya ini memiliki misi untuk menonjolkan rencana penambahan dan peningkatan persediaan medis di AS.

Diketahui, perusahaan produksi APD ini telah mengirim jutaan masker N95, seragam bedah, dan sarung tangan ke rumah sakit di seluruh negeri.

“Trump dan (kepala staf Gedung Putih) Mark Meadows tidak memakai masker. Semua orang melakukannya,” kata laporan itu.

Keputusan Trump untuk tidak mengenakan masker sangat terlihat mengingat dia dikelilingi oleh orang-orang yang mengenakannya.

Foto menunjukkan Sekretaris Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan (HHS) Alex Azar dan pemimpin rantai pasokan Laksamana Muda John Polowczyk menggunakan masker.

Begitupula dengan para karyawan di sana, tidak luput satupun yang tidak mengenakan masker.

Yuanita R Silalahi
%d blogger menyukai ini: