Yodi Prabowo Wartawan MetroTV Meninggal Karena Dibunuh

Presiden Direktur Metro TV, Don Bosco Selamun mengatakan jenazah Yodi Prabowo saat ini sedang dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Korban merupakan seorang editor di Metro TV.

“Saat ini jenasah Yodi sedang dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramatjati untuk diotopsi,” kata Don Bosco kepada Tempo, Jumat, 10 Juli 2020.

Yodi Prabowo ditemukan meninggal dunia di pinggir tol JORR, Jalan Ulujami Raya, Pesanggrahan, Jakarta Selatan pada siang ini. Korban dikabarkan telah hilang sejak Rabu, 8 Juli 2020 lalu sebelum ditemukan.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan, Komisaris Besar Budi Sartono belum bersedia menjelaskan detail kasus yang menimpa editor Metro TV ini. Menurut dia penyidik masih melakukan olah tempat kejadian perkara.

Proses otopsi dilakukan guna mengetahui penyebab kematian Yodi yang ditemukan tewas di pinggir Tol JORR, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Sebelum ditemukan tewas, Yodi diketahui tidak pulang ke rumah sejak tiga hari, Selasa malam lalu.

Hingga kemudian ia ditemukan tewas tergeletak di sisi jalan tol Jakarta Outer Ring Road West 2 (JORR W2), Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan pada Jumat (10/7/2020) pukul 11.00 WIB.

Penemuan tersebut diungkapkan Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Irwan Susanto bermula dari sejumlah anak-anak di sekitar lokasi kejadian.

Pihaknya kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan ditemukan sejumlah fakta.

Korban ditemukan masih mengenakan jaket berwarna hijau lumut, celana jeans warna hitam, tas selempang, sepatu outdoor, dan helm warna hitam dalam keadaan terpelungkup.

Luka Tusuk

Pria berusia 26 tahun itu adalah seorang karyawan MetroTV bernama Yodi Prabowo ditemukan tewas tergeletak di sisi jalan tol Jakarta Outer Ring Road West 2 (JORR W2), Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan pada Jumat (10/7/2020) pukul 11.00 WIB.

Penemuan tersebut diungkapkan Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Irwan Susanto bermula dari sejumlah anak-anak di sekitar lokasi kejadian. Pihaknya kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan ditemukan sejumlah fakta.

Korban ditemukan masih mengenakan jaket berwarna hijau lumut, celana jeans warna hitam, tas selempang, sepatu outdoor, dan helm warna hitam dalam keadaan terpelungkup. Korban dipastikannya tewas dibunuh. Hal tersebut terlihat dari sejumlah luka tusukan pada bagian perut dan dada.

Warga Rempoa, Ciputat, Tangerang Selatan itu diperkirakannya dibuang usai dieksekusi di sekitar kejadian. Sebab diketahui sepeda motor korban sebelumnya diamankan anggota Polsek Pesanggrahan pada Rabu (8/7/2020) lalu.

“Untuk dari Hasil identifikasi sementara korban ditemukan luka tusukan dari lebih dari satu di bagian dada atasnya diduga korban pembunuhan,” ungkap AKBP Irwan dihubungi pada Jumat (10/7/2020). Lebih lanjut dipaparkannya, pihaknya telah menghubungi pihak keluarga.

Kabar duka tersebut dibalas dengan pihak keluarga yang menyebutkan korban sudah tidak pulang ke rumah selama tiga hari belakangan. “Ya betul sudah tiga hari,” katanya. Terkait kasus pembunuhan tersebut, pihaknya kemudian mengirim jenazah korban ke Rumah Sakit Pusat Polri Kramat Jati, Jakarta Timur untuk diotopsi.

Bersamaan dengan hal tersebut, pihaknya mengamankan sebilah pisau dengan gagang berwarna hitam yang ditemukan di lokasi kejadian.

“Kasus masih kita dalami, belum diketahui apakah termasuk alat kejahatan atau tidak. mengenai motifnya juga begitu,” jelasnya.

Yuanita R Silalahi
%d blogger menyukai ini: