169 Diantaranya Positif Covid-19 Setelah Rapid Test Digelar di Makasar

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Makassar telah melakukan dua kali pemeriksaan massal dengan menggunakan alat rapid. Adapun hasilnya sebanyak 169 orang dinyatakan positif.

Rapid test massal pertama yang berlangsung di seluruh puskesmas se-kota Makassar berhasil mengambil sampel 1.340 orang. Dari tes gelombang pertama itu, 52 orang dinyatakan positif. Sementara untuk gelombang kedua, ada 5.099 orang telah menjalani rapid test dan hasilnya 117 orang positif.

“Jadi untuk kemarin itu sudah jalan sebanyak 5.099, rapid test di 47 puskesmas di 15 Kecamatan. Yang positif menurut laporan 117 orang. Sementara untuk gelombang pertama ada 52 orang yang positif. Totoalnya 165 positif,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar, Naisyah Tun Azikin, Selasa (28/4/2020).

Naisyah menjelaskan, gelombang pertama rapid test massal yang digelar bulan lalu bagian besar melibatkan msyarakat umum dan sisanya adalah petugas kesehatan. Sedangkan gelombang kedua yang dimulai tanggal 23 April saat ini masih berjalan dan sudah memasuki hari keempat.

Rapid test tahap kedua yang digelar Pemkot Makassar dari 23 hingga 26 April kemarin telah menghabiskan 5099 alat test. Sedangkan gelombang pertama menghabiskan sebanyak 1340 alat tes.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Naisyah Tun Azikin, menuturkan, dari empat hari test yang telah berlangsung, sebanyak 117 orang dinyatakan positif.

Naisyah mengatakan, semua yang positif Covid-19 ini akan dilakukan isolasi mandiri. Namun jika tidak memungkinkan,.maka akan dialihkan ke tempat yang telah disediakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar yaitu di Hotel Swiss Bell.

Selain itu, dari 169 orang positif yang ditemukan dari hasil rapid test akan dilakukan kembali tes ulang. Dan jika ditemukan gejala-gejala Covid-19 maka akan dilakukan swab test.

“Kami sedang urus tempat isolasi di Hotel Swiss Bel. Kan programnya Gugus Tugas Provinsi, rekreasi duta Covid-19 di Hotel Sheraton. Tadi pak gubernur berkunjung. Silahkan kirim isolasi rapid test positif, nanti 10 hari kemudian baru diulang lagi rapid test. Di situ disiapkan katanya pemulihan dari aspek gizinya, supaya imunnya bisa bagus,” tutupnya.

Alfian G Raditya
%d blogger menyukai ini: