BPN Sebut Total 20 Laporan Terkait Fitnah Sudah Dipolisikan

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengaku telah mengirim 20 laporan ke Kepolisian Republik Indonesia setidaknya sejak enam bulan terakhir. Adapun, laporan yang dilayangkan berupa kampanye hitam yang dialamatkan ke calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 tersebut.

Juru Bicara Direktorat Advokasi BPN Habiburokhman mengatakan beberapa laporan yang dikirimkan menyangkut pencemaran nama baik, kabar bohong, serta fitnah berat. Hanya saja menurutnya, tidak ada satu laporan pun yang sampai saat ini berujung pada penangkapan pelaku.

“Kami ini sudah mengirimkan 20 laporan ke Bareskrim, belum juga Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Dewan Pers soal ini, tapi belum ada yang ditangkap,” jelas Habiburokhman, Sabtu (26/1).

Secara rinci, ia menyebut bahwa laporan paling lama dikirim ke Bareskrim enam bulan lalu, utamanya terkait fitnah yang ditujukan ke Prabowo. Kemudian, BPN juga sebelumnya sudah melaporkan dugaan pencemaran nama baik Sandiaga yang dimuat di dalam situs www.skandalsandiaga.com pada September silam. Hanya saja, empat bulan berselang, laporan tersebut tak kunjung menemui titik terang.

“Padahal kami sudah serahkan bukti seperti screenshot, flashdisk, dan link, kami berikan semua. Sementara penyelidikan terhadap konten negatif masih itu-itu saja,” imbuh dia.

Habiburokhman mengklaim, perlakuan yang didapat BPN ini dirasa tidak adil. Sebab, pemerintah lumayan bereaksi cepat jika ada kabar bohong yang menyangkut pemerintah. Di sisi lain, ia menganggap pemerintah tak menunjukkan tajinya dalam mengurus kasus pencemaran nama baik lainnya.

Ia hanya berhadap, proses laporan ini bisa ditindaklanjuti dan pelakunya ditangkap segera. Bahkan, kalau perlu, penangkapan pelaku dan identitasnya bisa diungkap secara blak-blakan.

“Kalau mekanisme penyidikan cyber yang lain gampang, lapor hari ini besok ditangkap. Tapi ini kami laporkan fitnah yang sudah berbulan-bulan lamanya. Saya harap jangan sampai ada mitos bahwa kalau serangannya ditujukan bagi penguasa, maka penindakannya juga cepat dilakukan,” pungkas dia.

SUMBER : CNNINDONESIA

Andi G Prakoso
%d blogger menyukai ini: