Ditangkapnya Teroris Cirebon Jaringan Jamaah Islamiah

Tim Densus 88 Antiteror kembali menangkap seorang terduga teroris di wilayah hukum Polres Cirebon Kota, Polda Jawa Barat, pada Rabu siang.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Roland Ronaldy melalui Kasubag Humas Ipda Ngatidja di Cirebon, Rabu, membenarkan adanya penangkapan terduga teroris oleh Densus 88.

“Iya tadi ada penangkapan terduga teroris oleh Densus 88 di Kelurahan Pegambiran,” kata Ngatidja.

Menurut dia, terduga teroris yang diamankan itu berinisial S warga Kelurahan Pegambiran, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon.

Saat melakukan penggeledahan, lanjut Ngatidja, ada lima barang bukti yang diamankan, namun pihaknya tidak tahu secara pasti isinya apa.

“Kami belum tahu secara pasti barang apa yang diamankan dan nanti langsung diserahkan ke Densus 88,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua RW 4 Kelurahan Pegambiran Rahman mengatakan terduga teroris S merupakan warga asli bukan pendatang, dan dia mengaku kaget ketika mendengar S telah ditangkap.

“Orangnya memang pendiam, jadi saya kaget juga pas mendapatkan informasi S ditangkap karena terduga teroris,” katanya.

Ditangkap Lagi Teroris di Wilayah Cirebon

Tim Densus 88 dalam waktu tiga hari telah menangkap tujuh terduga teroris di wilayah hukum Polres Cirebon Kota, Polda Jabar. Para terduga teroris tersebut terkait dengan jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Kapolresta Cirebon, Jawa Barat, Kombes Pol M Syahduddi mengatakan terduga teroris berinisial M yang ditangkap Tim Densus 88 Antiteror merupakan kelompok jaringan Jamaah Islamiah.

“(Terduga teroris M) ikut kelompok dari jaringan Jamaah Islamiah,” kata Kapolresta Cirebon Syahduddi di Cirebon, Jumat.

Menurut Syahduddi, penangkapan terduga teroris tersebut pada Kamis (4/6) sekitar jam 10.30 WIB. Dan terduga teroris langsung dibawa oleh Densus 88 Antiteror.

Syahduddi mengatakan pihaknya hanya membantu saat penggeledahan rumah milik terduga teroris M serta rumah orang tuanya.

Dia melanjutkan dari rumah terduga teroris M petugas menyita barang bukti, seperti buku-buku yang berkaitan dengan jihad serta lainnya dan langsung dibawa oleh Tim Densus 88.

“Hasil penggeledahan disita beberapa barang bukti seperti buku jihad, handphone, kartu keluarga dan beberapa barang yang mengarah ke tindakan teror. Namun sepenuhnya ranahnya Densus,” ujarnya.

Sementara Kepala Dusun Tiga Desa Lemahabang, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon Eko Prayitno mengatakan pihaknya hanya diminta menyaksikan saat rumah warganya digeledah oleh Tim Densus 88.

“Yang saya tahu itu warga saya, tapi saya hanya disuruh menyaksikan saat polisi melakukan penggeledahan,” katanya.

Alfian G Raditya
%d blogger menyukai ini: