Harapan Pasar Asia Ditengah Pandemi COVID-19

Market saham Asia melangkah kuat pada perdagangan hari Kamis (9/4) seiring harapan pandemi covid-19 sedang mengarah ke puncak kurva dan sejumlah negara menggulirkan kebijakan stimulus guna menopang perekonomian.
“Ada sinyal bahwa wabah infeksi virus corona sedang mencapai puncak yang mengarah pada perubahan sentimen pasar,” ujar Masayuki Kichikawa, Analis pada Sumitomo Mitsui Asset Management seperti dikutip Reuters.
Menurut dia, pelaku pasar harus hati-hati karena ini bukan murni masalah ekonomi. “Ini lebih seperti bencana alam dan karenanya sulit diprediksi,” ujarnya.

Di pasar saham Australia memimpin laju kenaikan market saham regional. Indeks S&P/ASX 200 menguat 3,46 persen ke level 5.387 berkat ditopang oleh saham-saham perbankan. Harga saham Commonwealth Bank of Australia dan Westpac menguat masing-masing 3 persen.

Pergerakan ke zona hijau juga terjadi di bursa saham Tiongkok di finis sesi. Indeks Shanghai composite naik 0,37 persen ke 2.825. Indeks Shenzhen Composite melaju 0,846 persen ke 1.755. Begitu pula dengan Indeks Hang Seng di bursa Hong Kong geraknya menguat 1,35 persen saat final perdagangan.

Kondisi pasar saham Korsel juga menguat yang mana Indeks Kospi melaju 1,61 persen ke 1.836. Indeks Kosdaq naik 1,41 persen ke level 615. Harga saham unggulan di bursa Korsel, Hyundai Motors meroket 7,89 persen.
Sementara itu Indeks Nikkei 225 di bursa Tokyo sebagian bergerak melemah dan berakhir ke level 19.345. Di pasar saham yang sama Indeks Topix drop 0,6 persen ke posisi 1.416.

Sementara Indeks acuan pasar saham Asia Pasifik, Indeks MSCI Asia Pasifik menguat 1,53 persen.
Indeks dolar AS naik ke level 100,34 dibanding sesi sebelumnya pada posisi 99,992.
Kurs yen naik turun tipis ke 108,92 terhadap dolar AS dari sesi sebelumnya pada level 108,8.
Kurs dolar Australia naik ke $0,6233 terhadap USD ke level $0,6193.

Bursa Eropa

Market saham Eropa menguat saat menit-menit awal pada perdagangan hari Kamis (9/4) pagi waktu setempat. Para trader mulai menaruh harapan bahwa pandemik virus corona sedang mencapai puncak, namun data klaim pengangguran di AS terbaru berpotensi jadi sentimen penekan.
Indeks DAX (Jerman) +2,27% ke level 10.567.
Indeks FTSE (Inggris) +2,04% di posisi 5.793.
Indeks CAC (Perancis) +1,77% pada level 4.521.

Oil
Harga minyak menguat pada perdagangan hari Kamis (9/4) di sesi sore di tengah ekspektasi produsen minyak terbesar dunia akan mencapai kata sepakat pemangkasan produksi pada pertemuan petang hari ini. Industri bergelut dengan wabah virus corona mendorong pelemahan demand oil global.
Harga minyak WTI naik 5 persen ke level USD26,36 per barel. Sedangkan minyak Brent naik 2,6 persen ke level USD33,71 per barel (07.01 GMT)

Dari kawasan Asia lainnya, bursa saham Tanah Air, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, berhasil membukukan penguatan sebesar 0,48% menjadi 4.649,08. Nilai transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari ini mencapai Rp 6,75 triliun, dengan catatan jual bersih (net sell) asing sebesar Rp 514,18 miliar di pasar reguler dan non-reguler.

Perkembangan pada pandemi global coronavirus disease 2019 (Covid-19) kemungkinan terus menjadi fokus investor, dengan langkah-langkah jarak sosial yang lebih ketat sedang dilaksanakan oleh negara di seluruh dunia untuk mengekang penyebaran wabah virus corona.

Alfian G Raditya
%d blogger menyukai ini: