Hasto: Rakyat Tak Mau Berjudi Pilih Pemimpin Emosional

Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin mengklaim rakyat tidak akan mempertaruhkan hak suaranya untuk pemimpin yang tidak berpengalaman.

Sekretaris TKN Hasto Kristiyanto meyakini rakyat akan memilih pemimpin yang santun, baik, serta jelas dalam rekam jejak dan program.

“Rakyat tidak mau gambling untuk memilih yang emosional,” ujar Hasto di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Rabu (3/4).

Hasto menuturkan pemimpin yang emosional adalah calon presiden 02 Prabowo Subianto. Ia menyebut Prabowo emosional karena tidak mampu mengontrol emosinya ketika disorot kamera media.

“Apalagi tanpa ada kamera,” ujarnya.

Lebih lanjut, Hasto menegaskan pihaknya optimistis Jokowi mampu mengungguli perolehan suara Prabowo pada Pilpres 2019. Terlebih, ia menilai Jokowi merupakan pemimpin yang santun, baik, serta jelas dalam rekam jejak dan program.

“Kami diajarkan untuk berpolitik dengan penuh keyakinan dan percaya bahwa rakyat akan memilih yang santun, yang baik, yang jelas rekam jejaknya, yang punya program yang konkret,” ujar Hasto.
Di sisi lain, Sekjen PDIP ini menilai debat capres menjadi preferensi bagi undecided voters dan swing voters untuk menentukan pilihan politiknya di Pilpres 2019.

Sebab, ia mengatakan sebelum debat pemilih yang belum nenetukan pilihannya jika dilihat dari survei masih terbagi secara proporsional.

“Tapi sekarang arahnya semakin ke Pak Jokowi dan Kiai Haji Ma’ruf Amin. Karena rakyat tidak mau ambil risiko, rakyat memerlukan pemimpin yang baik dan mampu melindungi,” ujarnya.

“Bukan pemimpin yang justru menjadi ancaman karena emosinya,” ujar Hasto.

Dalam debat capres keempat nada suara Prabowo meninggi dalam sejumlah sesi. Salah satunya ketika hadirin dalam acara debat tertawa usai Prabowo mengatakan pertahanan Indonesia lemah dan rapuh. Ia mengaku tidak tahu salah siapa sehingga hal itu terjadi.

“Kenapa kalian tertawa?,” ujar Prabowo sembari menunjuk ke arah hadirin.

“Pertahanan Indonesia rapuh kok kalian tertawa? Lucu ya? Kok lucu,” ujarnya menimpali.
Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Ferdinand Hutahaean sebelumnya membantah Prabowo tampil emosional dalam debat capres keempat, Sabtu (30/3).

Ia mengatakan Prabowo hanya ingin mennujukkan rasa nasionalisme dan patriotismenya ketika ada pihak yang menertawakan kelemahan bangsa Indonesia.


“Pak Prabowo bukan emosional, tapi siapapun manusia, anak bangsa ini yang melihat orang menertawakan bangsanya lemah maka memang harus marah,” ujar Ferdinand.

SUMBER : CNNINDONESIA

Andi G Prakoso
%d blogger menyukai ini: