Jokowi Kembali Datangi Posko Kecelakaan Lion Air di JICT

Presiden Joko Widodo atau Jokowi kembali menyambangi posko taktis jatuhnya Lion Air di Jakarta International Container Terminal (JICT) II Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (2/11/2018).

Jokowi disambut oleh Kepala Basarnas Marsekal Madya Muhammad Syaugi dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat tiba di lokasi. Ada pula Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kakor Polairud Chairul Noor Alamsyah.

Jokowi mengenakan kemeja putih dipadu celana panjang hitam dan memakai sepatu hitam casual. Dia langsung diarahkan ke dalam Posko Basarnas berwarna oranye oleh Kepala Basarnas dan sejumlah pimpinan Tim Search And Rescue.

Jokowi sebelumnya meninjau posko terpadu kecelakaan Lion Air di Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Selasa 30 Oktober 2018.

Sementara itu, tim SAR gabungan terus melakukan evakuasi korban maupun mencari badan pesawat di Perairan Tanjung, Karawang, Jawa Barat.

Data yang dikutip dari Posko JICT, hari ini, tim SAR menurunkan 869 personel gabungan dan 119 penyelam yang terdiri dari 456 anggota TNI AL, 201 anggota Basarnas, 58 anggota Polri, 40 anggota TNI AD, dan 15 anggota TNI AU.

Selain itu ada 30 anggota KPLP, 18 orang dari Bea Cukai, 30 orang dari PMI, 10 orang dari Bakamla, 6 orang dari Possi Semarang, dan 5 orang dari Indonesia Diver.

Hingga saat ini, posko taktis JICT telah menyerahkan 67 kantong jenazah yang diserahkan ke RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur guna identifikasi lebih lanjut.

Proses Pencarian

Tim gabungan masih terus menyisir lokasi jatuhnya pesawat Lion Airrute Jakarta-Pangkalpinang di Perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat. Pencarian kini memasuki hari kelima.

Kolonel Laut Salim Dansatrol Lantamal III menjelaskan timnya akan memfokuskan untuk mencari kerangka dan body pesawat.

“Hari ini memasuki hari ke lima satgas dan SAR beserta gabungan lainya hari ini fokus pencarian pada kerangka ada potongan besar body mouse mungkin ekornya diharapkan juga bagian FDR lain yang bisa ditemukan hari ini,” kata Dansatrol Lantamal III Kolonel Laut Salim di KRI Srikuda, Jumat (2/10/2018).

Dia berharap, cuaca hari ini mendukung dan arus tenang. Sehingga proses pencarian Lion Airlancar dan bisa ditemukan lebih besar,” tambah Salim.

Salim menjelaskan, timnya sudah membidik beberapa titik kerangka dan badan pesawat Lion Air. Potongan badan pesawat pun sudah dideteksi.

“Area di sekitar kemarin sudah ditentukan. Dari awal sudah dijelaskan kedalamannya 25-35 meter. Potongan besar sudah dideteksi,” ungkap Salim.

Sumber : cnnindonesia

Andi G Prakoso

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: