Jokowi: Kita Ingin Tetap Produktif, tetapi Aman dari Covid-19

Presiden Joko Widodo siang tadi telah berkunjung ke Kota Bekasi Senin, 26 Mei 2020 untuk mengecek kesiapan salah satu pusat niaga terbesar di Indonesia yaitu Summarecon Mall Bekasi.

Seperti yang banyak beredar, kedatangan Presiden Jokowi bukan untuk meresmikan kembali pembukaan pusat niaga terbesar di Indonesia tersebut.

Melainkan untuk mengecek persiapan pihak pengelola dalam menyambut fase new normal jelang pembukaan mal di Kota Bekasi usai PSBB resmi dihentikan.

Berdasarkan pantaun Pikiranrakyat-bekasi.com dari kanal youtube Sekretariat Presiden, terlihat Presiden Jokowi didampingi Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi.

Hadir pula Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Pol Idham Aziz.

Presiden tiba di lokasi tersebut pada pukul 13.58 WIB. Presiden masuk melalui pintu lobi utama Mal Summarecon dan menjalani prosedur protokol kesehatan seperti pengecekan suhu tubuh dan mencuci tangan.

Saat peninjauan di dalam mal, Jokowi juga sempat menyapa beberapa pengunjung serta pegawai mal dengan tetap menjaga jarak aman.

Dalam kesempatan itu pula, Presiden Jokowi mengatakan bahwa Indonesia harus produktif, namun tetap aman dari infeksi virus corona.

“Saya datang ke sini untuk memastikan pelaksanana kesiapan kita dalam menuju tatanan baru, normal baru. Kita ingin TNI-Polri ada (hadir) di setiap keramaian. Untuk lebih mendisiplinkan masyarakat agar mengikuti protokol kesehatan yang telah kita sepakati lewat PSBB atau Pembatasan Sosial Berskala Besar,” tutur Jokowi dikutip Pikiranrakyat-bekasi.com dari kanal Youtube Sekretariat Presiden.

Kendati demikian, Jokowi mengatakan, dalam menuju kondisi new normal, pemerintah akan tetap melihat angka tingkat penularan dan penurunan kasus harian.

Jokowi mengapresiasi Kota Bekasi telah menunjukan angka tingkat penularan atau R0 (basic reproductive number) di bawah angka satu.

Dari angka tersebut, berarti dari satu orang yang terjangkit virus corona hampir tidak menularkan penyakitnya ke orang lain.

“Seperti di Bekasi sudah di bawah satu, sudah bagus. Dan kita harapkan, tadi saya sampaikan ke wali kota, gubernur agar di Jawa Barat, di Bekasi khususnya terus ditekan agar R0-nya di bawah satu,” katanya.

Lebih lanjut Jokowi mengatakan,”Aktivitas masih tetap ada tapi akan kita disiplinkan lagi agar protokol benar-benar dijalankan.” Peran TNI dan Polri, mengawasi, dan memastikan pelaksanaan di lapangan.

Jokowi juga menginginkan munculnya kesadaran baru, sebuah kedisiplinan yang kuat dari masyarakat, sehingga angka penularan bisa ditekan di bawah satu

Bentang Nusantara
%d blogger menyukai ini: