Jokowi Sebut Kartu Sakti Terwujud 2020, Relawan Teriak ‘Yaah’

Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo menyatakan program KIP Kuliah, Kartu Pra Kerja, dan Kartu Sembako Murah baru akan direalisasikan tahun depan atau pada 2020 jika dirinya memenangkan Pilpres 2019.

“Kartu ini keluarnya masih tahun depan, karena ini program capres. Saya tidak mau ngomong baik-baik, ya kan baik-baik, tetapi nanti setelah tanggal 17,” ujar Jokowi saat bicara di hadapan pendukungnya dalam kampanye terbuka di Stadion Singaperbangsa, Karawang, Selasa (9/4).

Mendengar penjelasan Jokowi, sejumlah relawan cukup terkejut. Mereka terdengar mengucapkan “Yaah”.

Meski sempat kecewa, para relawan itu kembali fokus mendengarkan orasi yang disampaikan Jokowi, yakni mengenai status ketiga kartu tersebut.

Jokowi menuturkan saat ini pemerintah sudah dalam tahap membahas anggaran untuk mendukung program tiga kartu tersebut.

“Ini belum keluar banyak yang ngomong, ‘kok belum pak’, ‘kok enggak ada pak’. Memang masih dianggarkan. Bekerja anggarannya, bekerjanya masih tahun depan,” ujar dia.

“Siapa yang setuju tiga kartu ini tunjuk jari?,” tanya Jokowi direspons acungan jari telunjuk para relawan.

Jokowi menyatakan ketiga kartu tersebut akan bermanfaat bagi masyarakat jika terealisasi. Untuk KIP Kuliah, ia berkata akan memberi kesempatan bagi lulusan SMA dan SMK untuk meneruskan pendidikan ke perguruan tinggi, baik dalam dan luar negeri.

“Siapa yang setuju KIP Kuliah tunjuk jari, yang tidak setuju maju, saya beri sepeda. Awas kalau ada yang maju,” ujar Jokowi.

Terkait Kartu Pra Kerja, Jokowi berkata bisa digunakan oleh lulusan SMA/SMK dan pengangguran untuk mendapat pelatihan dari Kementerian, BUMN, hingga swasta.

Pemilik kartu itu, kata dia, juga akan mendapat insentif honor dari pemerintah untuk modal mencari pekerjaan.

“Jadi kita dipacu semangat untuk dapat kerja. Ini namanya Kartu Pra Kerja,” ujarnya.

Sementara Kartu Sembako Murah, Jokowi meyakini bakal disukai oleh ibu-ibu. Sebab, ia menjelaskan pemerintah akan memberikan diskon harga kebutuhan pokok seperti beras, gula, hingga minyak tanah lewat kartu tersebut.

“Sehingga anak-anak kita dapat gizi yang baik sehingga baik, sehat, cerdas,” ujarnya.

Dalam kampanye itu, Jokowi juga kembali mengingatkan para relawan untuk mengajak keluarga dan teman ke TPS.

“Memakai baju putih. Karena yang mau dicoblos bajunya putih. Nomornya kosong satu,” ujar Jokowi.

Usai kampanye di Karawang Jokowi menuju Bandung. Di sana dia berpidato di depan para buruh Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI). Setelah itu Jokowi dijadwalkan terbang ke Solo, kota kelahirannya, untuk kampanye terbuka di Stadion Sriwedari.

SUMBER : CNNINDONESIA

Andi G Prakoso
%d blogger menyukai ini: