Kartu Prakerja Akan Diupayakan Masuk APBN 202

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai NasDem Johnny G. Plate membenarkan pernyataan Wakil Presiden Jusuf Kalla bahwa anggaran untuk rencana program kartu prakerja tak mungkin ada pada tahun 2019.

Namun, Plate menilai anggaran untuk rencana program itu dapat dibahas di DPR periode ini agar masuk ke dalam APBN 2020.

“Apabila dibiayai melalui APBN, saya kira yang bisa kita lakukan 2020 bisa masuk. Jadi akan dibicarakan oleh DPR yang saat ini masih bekerja aktif, kan sampai Oktober. Jadi kami bisa mengawali persiapan itu untuk APBN 2020,” kata Plate di kompleks parlemen, Rabu (6/3).

Plate menjelaskan bahwa kartu Prakerja yang diperkenalkan oleh Jokowi merupakan bagian dari perlindungan sosial serupa Kartu Indonesia Pintar (KIP) untuk anak sekolah. Dengan bantuan ini, diharapkan penduduk yang baru menyelesaikan kuliahnya dan mencari kerja dapat terlindungi.

“Itu adalah bagian dari satu konsep perlindungan sosial bagi warga negara, khususnya kepada generasi muda sebelum masuk kerja,” kata Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional tersebut.
Jusuf Kalla, sebelumnya menilai rencana program kartu prakerja ini memerlukan anggaran yang sangat besar jika benar akan diwujudkan. JK yang mengaku belum mendengar rencana itu memprediksi butuh waktu untuk mengimplementasikannya.

Ia juga menambahkan bahwa program seperti itu lazim ditemukan di negara-negara maju yang punya perekonomian kuat seperti AS, Eropa, atau Australia. JK menyarankan pemerintah harus cermat sebelum program itu dieksekusi.

“Negara seperti Indonesia anggaran penduduknya banyak. Tentu harus dihitung, kalau ada anggarannya silakan,” ujar JK.
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menilai rencana program itu hampir mustahil. Fahri menganggap anggaran yang dibutuhkan akan terlampau besar sementara ada beberapa kebutuhan lain yang menurutnya lebih mendesak.

Fahri menegaskan yang diperlukan oleh Indonesia untuk menekan angka pengangguran adalah membuka lapangan kerja sebanyak mungkin.

“Ya enggak mungkin, orang nganggur di indonesia ini kan bisa 100 juta mau dikasih berapa, punya uang berapa, iya kan?” ucap Fahri.

SUMBER : CNNINDONESIA

Andi G Prakoso
%d blogger menyukai ini: