Kelanjutan Kasus Pembakaran Bendera PDIP

Kadiv Humas Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono tegaskan kasus pembakaran bendera PDIP ditangani secara profesional. Bahkan, penyidik sudah memeriksa sejumlah saksi di kasus tersebut. “Sudah ada beberapa ya (saksi diperiksa), nanti juga saksi ahli kami minta periksa juga, ada lebih dari lima orang sudah diperiksa, tiga pelapor sendiri dan dua saksi ahli.” kata Argo kepada wartawan, Senin (29/6).

Jenderal bintang dua ini menambahkan, proses pengusutan kasus bakal dilakukan secara transparan sehingga tak menimbulkan kecurigaan. “Kami lakukan secara profesional dan transparan sampaikan semua kepada masyarakat.

Polisi akan lakukan penyelidikan dan penyidikan secara profesional tentunya dari hasil penyelidikan akan digelar kan dari pada keterangan saksi,” tambah dia. Argo juga mengatakan, pihaknya akan menerima seluruh laporan masyarakat atas peristiwa ini baik dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) maupun di luar TKP.

“Sudah beberapa yang ada yang melaporkan kepada kantor polisi, tentunya nanti kalau di luar locus delicti nanti akan tetap kami terima dan dikumpul jadi satu di Jakarta,” tandas Argo.

Pengurus Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Provinsi DKI Jakarta melaporkan aksi pembakaran bendera partai berlambang moncong kepala banteng itu ke Polda Metro Jaya.

“Kami telah resmi melaporkan terkait dengan perusakan bendera Partai PDI Perjuangan. Pasal yang kami laporkan adalah pasal 160, 170,156 KUHP terkait tindak pidana kekerasan, perusakan terhadap barang berupa pembakaran bendera PDI Perjuangan dan atau pengasuhan untuk menyatakan pernyataan permusuhan kebencian atau penghinaan terhadap golongan partai politik PDI Perjuangan,” ujar pengacara DPD PDI Perjuangan, Ronny Talampesy.

Ronny mengatakan barang bukti yang disertakan dalam laporannya, antara lain cetakan dari sejumlah media massa serta video aksi pembakaran bendera.

Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta, Wiliam Yani, yang turut hadir di Polda Metro Jaya mempertanyakan alasan bendera PDI Perjuangan yang dibakar oleh massa pengunjuk rasa. “Kami sendiri malah bingung, kenapa bendera harus dibakar, apa hubungannya dengan demo yang mereka bawakan?” ujarnya.

Wiliam pun berharap polisi segera mengusut kasus pembakaran bendera PDIP dan mencari pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut. “Kami meminta kepada pihak kepolisian, selain pembakar itu tolong dicek juga ada tidak dalangnya, adakah orang di belakangnya yang membuat suasana ini jadi panas,” tutur Wiliam.

Bentang Nusantara
%d blogger menyukai ini: