KoinWorks Menutup Kesepakatan Pada Putaran Pendanaan 20 juta Dolar Di Tengah Pandemi Covid-19

Lunaria Annua Teknologi, perusahaan di belakang salah satu perusahaan pinjaman peer-to-peer terbesar di Indonesia, KoinWorks, telah mendapatkan total 20 juta dolar dalam bentuk hutang dan modal baru untuk memperkuat dukungan bagi pemberi pinjaman dan peminjam di negara tersebut selama pandemi coronavirus, perusahaan diumumkan pada hari Senin.

Catatan konversi pertama KoinWorks telah mendapatkan dukungan dari investor yang ada di perusahaan, termasuk Quona Capital, EV Growth yang didukung Sinar Mas dan Saison Capital.

“Sebagai lembaga dengan perlindungan modal pemberi pinjaman kami pada intinya, modal yang besar selalu menjadi prioritas utama,” Willy Arifin, ketua eksekutif dan co-founder KoinWorks, mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Senin.

“KoinWorks terus berdiri bersama dengan banyak lembaga keuangan besar dan ratusan ribu kreditor ritel untuk mendukung UKM digital selama pandemi Covid-19,” kata Willy.

Perusahaan ini menawarkan katering untuk sekitar 400.000 pengguna individu dan usaha kecil-menengah di platformnya.

Sebelum pandemi dimulai, pihaknya memperkirakan akan meningkatkan penyaluran pinjaman pada platform tersebut menjadi Rp 3 triliun ($ 192 miliar) per bulan tahun ini dari Rp 650 juta per bulan tahun lalu.

Selain dari catatan konversi, KoinWorks juga telah mencapai kesepakatan dengan kreditur Belanda Triodos Bank untuk fasilitas kredit baru.

Berdasarkan perjanjian tersebut, Triodos Bank akan menanggung pinjaman yang disalurkan pada platform KoinWorks.

“Investasi ini, terutama selama masa yang penuh gejolak ini, menunjukkan kepercayaan yang luar biasa pada kemampuan kami sebagai pencetus pinjaman terbaik di kelasnya di ruang fintech di Indonesia,” Benedicto Haryono, kepala eksekutif KoinWorks, mengatakan dalam pernyataan itu.

“Kami sangat senang memiliki beberapa institusi baru dan dihormati secara internasional bergabung dengan investor yang ada di belakang kami saat kami bergerak maju,” kata Benedicto.

Chief executive officer mengatakan KoinWorks percaya diri dalam menggabungkan data digital dan teknik perbankan tradisional yang telah terbukti untuk menjaga kualitas pinjamannya selama pandemi.

Platform ini melaporkan kurang dari 1 persen kredit macet, jauh di bawah rata-rata 2,5 persen di antara bank konvensional di Indonesia.

“Kami merasa yakin kami dapat mendukung Indonesia karena berhasil melalui ekonomi yang ditransformasikan oleh Covid-19,” kata Benedicto.

KoinWorks juga merupakan bagian dari Indonesia Pasti Bisa, sebuah program penggalangan dana yang diprakarsai oleh perusahaan modal ventura yang berpusat di Jakarta untuk memproduksi 100.000 kit pengujian Covid-19 dan mendukung penelitian genetik untuk membuat vaksin untuk penyakit ini.

R Segara
%d blogger menyukai ini: