Kyai Sepuh Asal Jatim Protes Namanya Masuk Tim Pemenangan Prabowo-Sandiaga Uno di Pilpres 2019

Tim pemenangan Capres Cawapres Pilpres 2018 sudah diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Selain pasangan Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin, tim pemenangan masing-masing daerah juga dibentuk pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Namun khusus untuk nama tim pemenangan Prabowo – Sandiaga, ternyata ada yang memprotes bahkan minta untuk dicoret namanya dari daftar tim itu.

Adalah salah satu pengasuh Pesantren di Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, KH M Irfan Sholeh yang meminta namanya dicoret dari daftar tim pemenangan pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (Prabowo-Sandi).

Hal itu dinyatakan Irfan Sholeh menanggapi beredarnya daftar nama tim pemenangan Prabowo-Sandi dalam Pilpres 2019 untuk wilayah Jawa Timur.

Dalam daftar tersebut terdapat nama KH M Irfan Sholeh yang masuk ke struktur dewan pembina. Nama KH M Irfan Sholeh sebagaimana tertulis dalam badan pemenangan Prabowo-Sandi untuk wilayah Jawa Timur, diyakini oleh Kiai Irfan adalah namanya.

Dia terkejut karena namanya masuk ke Timses Prabowo-Sandi.

Susunan tim pemenangan Prabowo-Sandi sebagaimana dipublikasikan KPU Jawa Timur pada lama kpujatim.go.id

“Saya kaget, kok (nama saya) masuk di situ. Dicantumkan, termaktub di situ sebagai salah satu kiai yang menjadi tim sukses Pak Prabowo,” kata Irfan Sholeh, Kamis (27/9/2018).

Nama KH M Irfan Sholeh tercantum dalam badan pemenangan Prabowo-Sandi untuk wilayah Jawa Timur. Struktur tim pemenangan itu juga dipublikasikan pada laman http://kpujatim.go.id, diterbitkan pada 22 September 2018, pukul 20.26 WIB.

Tim pemenangan Capres Cawapres Pilpres 2018 sudah diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Selain pasangan Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin, tim pemenangan masing-masing daerah juga dibentuk pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Namun khusus untuk nama tim pemenangan Prabowo – Sandiaga, ternyata ada yang memprotes bahkan minta untuk dicoret namanya dari daftar tim itu.

Adalah salah satu pengasuh Pesantren di Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, KH M Irfan Sholeh yang meminta namanya dicoret dari daftar tim pemenangan pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (Prabowo-Sandi).

Hal itu dinyatakan Irfan Sholeh menanggapi beredarnya daftar nama tim pemenangan Prabowo-Sandi dalam Pilpres 2019 untuk wilayah Jawa Timur.

Dalam daftar tersebut terdapat nama KH M Irfan Sholeh yang masuk ke struktur dewan pembina. Nama KH M Irfan Sholeh sebagaimana tertulis dalam badan pemenangan Prabowo-Sandi untuk wilayah Jawa Timur, diyakini oleh Kiai Irfan adalah namanya.

Dia terkejut karena namanya masuk ke Timses Prabowo-Sandi.

“Saya kaget, kok (nama saya) masuk di situ. Dicantumkan, termaktub di situ sebagai salah satu kiai yang menjadi tim sukses Pak Prabowo,” kata Irfan Sholeh, Kamis (27/9/2018).

Nama KH M Irfan Sholeh tercantum dalam badan pemenangan Prabowo-Sandi untuk wilayah Jawa Timur. Struktur tim pemenangan itu juga dipublikasikan pada laman http://kpujatim.go.id, diterbitkan pada 22 September 2018, pukul 20.26 WIB.

“Saya tidak tahu prosedurnya bagaimana,” ungkapnya.

Guna memastikan namanya dicoret dalam daftar tim pemenangan Prabowo-Sandi wilayah Jawa Timur, Kiai Irfan Sholeh akan meminta bantuan dari Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) atau Asosiasi Pesantren NU, serta Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

“Nanti saya akan meminta petunjuk Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI), karena saya di bawahnya. Saya akan minta tolong RMI, saya juga minta tolong kepada pengurus PBNU, bagaimana biar nama saya tidak menjadi sumber masa’il (masalah),” kata Wakil Ketua Pengurus Pusat Lembaga Ta’mir Masjid Nahdlatul Ulama (LTM-NU) ini.

Sumber : Tribunnews

Andi G Prakoso

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: