Mahfud MD: KPU Sekarang Independen

Mantan Ketua Hakim Mahkamah Konstitusi Mahfud MD mengingatkan kepada masyarakat bahwa Komisi Pemilihan Umum (KPU) saat ini sudah independen karena tidak berada di bawah Kementerian Dalam Negeri. Berbeda saat Orde Baru ketika KPU masih di bawah Kementerian tersebut.

“Sekarang sudah bagus KPU ini karena KPU-nya sudah independen,” ucap Mahfud di kampus Universitas Paramadina, Jakarta, Jumat (1/2).

Mahfud mengatakan dirinya sempat membela ketika KPU dituduh tidak netral dan condong ke capres petahana. Dia mengaku kala itu mengingatkan bahwa KPU kini sudah tidak di bawah pemerintah seperti zaman Orde Baru.

“KPU sekarang itu bukan KPU-nya pemerintah. Itu DPR yang buat,” kata Mahfud.

Mahfud menegaskan bahwa saat ini pun sudah ada Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu). Pula, sudah ada Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Apabila KPU dan Bawaslu berlaku curang, DKPP akan memberi sanksi. Bahkan bisa diberhentikan.

Masa kini pun sudah ada pemantau independen yang boleh mengawasi pemilu. Menurut Mahfud, hal itu patut disyukuri.

“Dulu zaman Pak Harto enggak ada. Itu yang harus disyukuri,” kata Mahfud.
Era Orde Baru, kata Mahfud, lembaga penyelenggara pemilu dipimpin oleh Mendagri yang keputusannya tidak bisa diadili siapapun. Dahulu juga tidak ada pengawas yang independen.

“Ketua panwaslu pusat dijabat secara ex officio oleh jaksa agung,” kata Mahfud.

Meski begitu, Mahfud tidak menampik bahwa kecurangan pemilu memang tetap ada di masa kini. Akan tetapi, berbeda dibanding di era Orde Baru.

Mahfud mengatakan bahwa dulu kecurangan direkayasa dari atas atau oleh pemerintah. Hal itu dikarenakan KPU masih di bawah Kemendagri atau pemerintah.

Kini, ketika KPU berdiri sendiri, kecurangan jadi bersifat horizontal. Partai-partai politik berlaku curang dengan KPUD atau jual beli suara di tempat pemungutan suara (TPS).

“Semua partai curang sendiri-sendiri. Iya. Saya hakim MK, tahu. PDIP curang di sana, Demokrat curang di sana, PAN di sana, Golkar di sana. Semua curang,” kata Mahfud.

Mahfud mengamini bahwa KPU kini sudah tidak dibawahi pemerintah sehingga independen. Meski demikian, KPU tetap harus dikontrol. Begitu juga penyelenggara pemilu lainnya.

SUMBER : CNNINDONESIA

Andi G Prakoso
%d blogger menyukai ini: