Ma’ruf Amin: Kampanye Enggak Usah Bawa Agama, Jual Tokoh Saja

Calon Wakil Presiden Ma’ruf Amin meminta para pendukungnya menghindari kampanye yang mempolitisir agama demi meraup suara. “Jangan bawa isu agama lah, masyarakat Indonesia itu plural, keutuhan bangsa harus dijaga,” kata Ma’ruf di sela mengunjungi Pondok Pesantren Krapyak, Yogyakarta, Ahad, 14 Oktober 2018.

Ma’ruf menuturkan ketimbang membawa isu agama sebagai bahan kampanye dalam Pilpres 2019, ia meminta timnya memperbanyak materi untuk mensosialisasikan program perekonomian dan pemberdayaan masyarakat. Ma’ruf pun meminta dalam pilpres yang hanya diikuti dua pasangan calon ini masing-masing kubu bisa bersaing secara sehat dan menjaga suasana tetap kondusif.

“Masing-masing kan sudah punya program, jadi enggak usah pakai memaki-maki, mendiskreditkan, jualan program dan jualan tokohnya saja,” kata dia. Ma’ruf Amin mengatakan telah satu pemahaman soal pembangunan ekonomi Indonesia ke depan yang sudah dirintis sejak Jokowi menjabat presiden 2014 silam.

Salah satu pengasuh pondok pesantren Krapyak, Muhtahrom Ahmad, menuturkan masyarakat sudah semakin cerdas dalam berdemokrasi. Sebagai kalangan pondok pesantren, Muhtahrom mengharapkan dari capres-cawapres yang bertarung pada Pilpres 2019 untuk bisa menjunjung etika berpolitik yang menjadi teladan masyarakat.

“Etika berkampanye pun juga harus dijaga semua pihak, tidak menyebar kabar hoax, saling menghormati satu sama lain, dan berkomitmen siapapun yang kalah atau menang tetap menjaga kerukunan,” kata Muhtarom yang mendampingi Ma’ruf Amin selama di Krapyak.

Sumber : Tempo

Andi G Prakoso

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: