Pelarangan Orang Asing Masuk Wilayah Indonesia

Sementara waktu pemerintah melarang orang asing memasuki Indonesia karena upaya mitigasi terus mengekang penyebaran COVID-19 di negara tersebut. Larangan tersebut, yang diatur dalam Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia yang baru dikeluarkan. 11/2020 tentang pelarangan sementara orang asing memasuki Indonesia, berlaku efektif pada 3 April.

Peraturan ini juga berlaku untuk transit di negara ini. Dengan wabah COVID-19 telah menjadi pandemi di lebih dari 160 negara, larangan tersebut, sebagaimana dikatakan Menteri Yasonna H Laoly, berlaku untuk semua orang asing dengan enam pengecualian berikut:

    Pemegang asing izin tinggal terbatas dan izin tinggal permanen;

    Visa diplomatik asing dan pemegang visa layanan;

    Orang asing yang memiliki izin tinggal diplomatik dan izin tinggal resmi;

    Bantuan medis dan makanan dan pekerja pendukung untuk tujuan kemanusiaan;

    Awak pengangkutan transportasi laut, udara dan darat;

    Orang asing bekerja pada proyek strategis nasional.

Orang asing yang dikecualikan harus memenuhi persyaratan berikut:


    Mereka menunjukkan sertifikat medis dalam bahasa Inggris yang dikeluarkan oleh otoritas kesehatan di negara mereka masing-masing;

    Mereka telah 14 (empat belas) hari di wilayah / negara dan bebas dari COVID-19;

    Pernyataan sedang dipersiapkan untuk karantina selama 14 hari yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia.

Peraturan kementerian ini juga mengatur warga negara asing di Indonesia dalam kondisi berikut:


    Warga negara asing, yang memiliki izin kunjungan (termasuk visa gratis atau visa pada saat kedatangan) yang telah kedaluwarsa dan / atau tidak dapat memperpanjang izin tinggal mereka, akan diberikan izin tinggal terkait secara otomatis, gratis, tanpa perlu meminta izin dari Imigrasi Kantor.

    Warga negara asing yang memegang izin tinggal terbatas dan izin permanen yang telah kedaluwarsa dan / atau tidak dapat diperpanjang lagi, akan diberikan penangguhan dan diberikan izin tinggal yang disetujui, gratis, tanpa perlu meminta izin dari Kantor Imigrasi.

Pemberlakuan peraturan kementerian ini secara otomatis membatalkan Peraturan No. 7 dan 8/2020. Indonesia adalah salah satu negara ASEAN yang telah menerapkan langkah-langkah yang lebih ketat di titik masuknya. Seperti dilaporkan di aseanbriefing.com, Brunei telah melarang pengunjung dari provinsi Cina Zhejiang dan Jiangsu memasuki negara tersebut, kecuali warga negara Brunei dan warga negara tetap.

Kamboja telah mengumumkan larangan masuknya orang asing dari Italia, Jerman, Spanyol, Prancis dan Amerika Serikat selama 30 hari.

Laos telah menutup semua pos pemeriksaan internasional untuk menghentikan penumpang asing keluar dan memasuki negara itu.

Malaysia telah menutup perbatasannya dengan Singapura, yang dengan sendirinya telah memperluas pemberitahuan in-house-nya ke negara-negara seperti Prancis, India, Swiss, dan semua negara ASEAN.

Myanmar menangguhkan penerbitan visa masuk pada 29 Maret sementara Thailand dilaporkan telah menutup perbatasan daratnya mulai Senin malam, dengan menutup semua pos pemeriksaan perbatasan termasuk penyeberangan antara Thailand dan Malaysia, Thailand dan Laos di Nakhon Phanom dan penyeberangan antara Thailand dan Kamboja di provinsi Sa Kaeo.

Thailand juga akan berhenti mengeluarkan visa pada saat kedatangan untuk pengunjung dari semua negara yang sebelumnya memenuhi syarat untuk mereka dan membatalkan pembebasan visa bagi pengunjung dari Korea Selatan, Italia dan Hong Kong.

Sementara itu, Departemen Imigrasi Vietnam akan mengizinkan warga negara asing dengan visa turis bebas visa (termasuk e-visa) yang tidak dapat meninggalkan negara itu, untuk memperpanjang masa tinggal mereka hingga 30 hari dengan mengajukan aplikasi dengan otoritas. Kebijakan ini berlaku mulai 30 Maret hingga 30 April.

Pada pukul 11 ​​pagi waktu Jakarta pada tanggal 5 April, jumlah kasus virus korona global mencapai 1,27 juta dengan total 69.456 kematian, menurut situs web worldometers.info.

AS melaporkan jumlah kasus terbanyak yaitu 336.830 tetapi Italia menduduki urutan teratas dalam daftar negara-negara yang paling parah terkena dampaknya dengan 15.887 kematian diikuti oleh Spanyol dengan 12.641 dan AS dengan 9.618 kematian.

Indonesia, per 5 April, memiliki 2.273 kasus, peningkatan tajam sejak kasus pertama dilaporkan hanya pada 2 Maret dan 198 kematian.ekonomi dari pandemi.

R Segara
%d blogger menyukai ini: