Pemilu Hasil Amandemen, Sri Bintang Kritik Jokowi dan Prabowo

Aktivis Sri Bintang Pamungkas menyatakan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo dan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto sama-sama ‘berengsek’ karena ikut pemilu yang merupakan hasil amandemen UUD 1945.

Menurutnya, Indonesia harus kembali menggunakan UUD ’45 yang asli karena rangkaian amandemennya tidak sah.

“Tadi kan dibilang tuh calon presidennya yang menang [Pilpres 2014] juga berengsek, yang kalah juga berengsek. [Pilpres 2019] ini nanti juga begitu,” ujar Sri Bintang dalam diskusi bertema ‘Konsolidasi Kaum Pergerakan dan Aktivis Menjawab Tantangan Jokowi ‘Akan Melawan’ di Rumah Kedaulatan Rakyat, Jakarta, Kamis (28/3).

Diketahui, Pilpres 2014 diikuti oleh dua pasangan calon presiden-wakil presiden. Yakni, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Jokowi-Jusuf Kalla. Pasangan terakhir menjadi pemenangnya. Kedua capres itu kini kembali bertarung di Pilpres 2019.

Selanjutnya, Sri Bintang mengkritik langkah Amien Rais yang menjadi Ketua MPR pada 1999 yang mengamandeman UUD 1945. Ia menegaskan amandeman itu tidak sah dan telah membuat negara hilang, amburadul, dan penuh kekacauan.

“Kita harus kembali ke UUD 45. Bukan kembali, orang memang [amandemen] itu tidak sah. Jadi UUD 45 itu tetap sebetulnya. Tetapi oleh rezim tidak dijalankan,” ujar Sri Bintang.

Rezim yang dimaksudnya adalah pemerintahan Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Megawati Soekarnoputri, Susilo Bambang Yudhoyono, hingga Joko Widodo.

Bahkan, ia juga menyebut calon presiden Prabowo Subianto juga ikut tidak menjalankan UUD 1945 karena turut serta dalam pemilu hasil amandemen.

“Prabowo ikut lho, harus inget lho. Prabowo ikut [salah seperti pihak] yang amandemen ini. Jadi semuanya bertanggung jawab, semua bersalah, termasuk rakyat yang memilih juga salah,” ujarnya.

Diketahui rangkaian amandemen UUD 1945 membuat pemilihan presiden-wakil presiden dilakukan langsung oleh rakyat. Sementara, dalam UUD 1945 asli itu digelar oleh MPR.

Atas kesalahan yang dilakukan para presiden itu, ia mengajak semua pihak untuk memperbaiki. Ia pun lantas mengajak semua pihak untuk melawan Jokowi karena menjalankan UUD 1945 yang telah diamandemen.

“Bukan Jokowi yang melawan. Kita yang melawan Jokowi. Kita harus lawan dia,” ujar Sri Bintang.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menyatakan akan melawan terhadap fitnah dan hoaks terhadap dirinya setelah selama empat tahun hanya diam.

SUMBER : CNNINDONESIA

Andi G Prakoso
%d blogger menyukai ini: