Polisi Tangkap Travel Gelap Angkut Pemudik Nakal dari Jakarta ke Tasikmalaya

Berbagai macam cara dilakukan untuk bisa mudik ke kampung halaman di tengah pandemi virus Corona (COVID-19). Larangan mudik Lebaran 2020 dari pemerintah pun diabaikan.

Dilansir dari laman Korlantas Polri, kini giliran travel gelap yang mengantar pemudik nakal ke Tasikmalaya yang diamankan. Mobil minibus itu diamankan pada Kamis dinihari.

“Iya benar Pos Check Point Batunungku bersama dengan Gugus Tugas COVID-19 Batunungku mengamankan travel gelap yang sering mengantar pemudik ke wilayah Tasikmalaya,” terang Kabag Ops Korlantas Polri, Kombes Benyamin.

“Pos cek poin Batu Nungku telah mengamankan travel gelap yang sering mengantar pemudik ke wilayah Tasikmalaya,” kata Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Benyamin melalui keterangan tertulis.

Pengemudi travel gelap tersebut bernama Giri Waluya (26). Dengan membawa kendaraan Daihatsu Grandmax nomor polisi Z 1239 HV dia nekat membawa empat penumpang dari Arah Jakarta menuju Tasikmalaya dengan tarif di atas normal.

“Rute yang dilalui travel gelap di antaranya dari Jakarta melalui tol keluar tol Buah Batu menggunakan jalan tikus ke Cileuyi selanjutnya ke Nagreg Malambong Ciawi Cisinga dan tertangkap di pos check point Batu Nungku,” katanya.

Atas kejadian tersebut pengemudi travel gelap tersebut di serahkan ke unit reskrim Polres Tasikmalaya kota.

Soal pemudik yang bertahan di Pelabuhan Merak, dari pengalaman beberapa hari ini, dari mereka yang tetap bertahan di pelabuhan, mereka sudah di-PHK dan tidak mempunyai uang untuk kembali ke tempat asalnya.

“Demi kemanusiaan, mau sampai kapan mereka di pelabuhan, dengan kebijaksanaan tim di sini, ada beberapa yang kesehatannya dicek, kita bantu berangkat supaya tidak menjadi ancaman baru di Pelabuhan Merak,” ujarnya.

Sejumlah 996 unit kendaraan telah diminta putar balik oleh petugas Polres Cilegon, Banten, sejak Operasi Ketupat digelar, 24-30 April 2020, terkait dengan larangan mudik.

Yuanita R Silalahi
%d blogger menyukai ini: