RI Kuasai 51% Saham Freeport, Demokrat: Soekarno Gelisah

Presiden Joko Widodo mengumumkan bahwa Indonesia bisa menjadi pemegang saham mayoritas di PT Freeport Indonesia.

Sejarah yang ditoreh oleh Jokowi itu mendapat tanggapan dari berbagai pihak, salah satunya Wasekjen Partai Demokrat, Andi Arief. Andi menyebut Presiden RI pertama Soekarno gelisah karena Freeport diambil alih dengan uang utang.

“Soekarno nampak gelisah di alam kubur. Freeport diambil alih dengan uang utang,” ujar Andi melalui akun sosial medianya, Sabtu (22/12).

Andi mengatakan, salah satu kemewahan menjadi presiden adalah bisa berutang. Menurutnya, jika utang semakin banyak maka presiden selanjutnya yang menanggung.

“Salah satu kemewahan menjadi Presiden Indonesia itu adalah : bisa berhutang. Makanya butuh Presiden yang pandai mengelola hutang. Kalau hutang untuk pencitraan atau membuat lubang makin dalam, cilakalah penggantinya,” kata Andi.

Sebelumnya, Jokowi mengatakan Indonesia menjadi pemegang saham mayoritas di PT Freeport Indonesia. Indonesia menguasai 51 persen Freeport.

“Hari ini juga merupakan momen yang bersejarah, setelah Freeport beroperasi di Indonesia sejak 1973, dan kepemilikan mayoritas ini kita gunakan sebesarnya untuk kemakmuran rakyat,” papar Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Jumat (21/12).

Jokowi berharap, dengan dikuasainya Freeport ini, akan membawa manfaat bagi rakyat Indonesia, khususnya Papua. Pemda Papua pun mendapat 10 persen saham PT Freeport Indonesia.

SUMBER : JITUNEWS

Andi G Prakoso

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: