Sandiaga siap diperiksa polisi terkait kasus kebohongan penganiayaan Ratna Sarumpaet

Penyidik Polda Metro Jaya melayangkan surat panggilan terhadap Anggota Dewan Pembina Tim Pemenangan Prabowo-Sandiaga, Amien Rais, dalam kasus kebohongan yang dilakukan oleh aktivis Ratna Sarumpaet. Polisi sebelumnya telah menetapkan Ratna sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Calon Wakil Presiden Sandiaga Salahuddin Uno mengaku siap diperiksa kepolisian terkait kasus Ratna. Terlebih, setelah dia sebelumnya memberikan pernyataan ke publik seperti Prabowo dan Amien terkait penganiayaan tersebut yang ternyata hoaks. “Saya dan Pak Prabowo sebagai warga negara yang baik tentunya akan mengikuti apapun ketentuan. Bila perlu klarifikasi saya siap,” kata Sandiaga di kawasan Bulungan, Jaksel, Jumat (5/10). Meski siap diperiksa, akan tetapi Sandiaga enggan berkomentar terkait penangkapan Ratna dan pemeriksaan Amien. “Saya juga tak ingin berkomentar terkait masalah hukum yang terjadi, saya serahkan kepolisian,” kata dia. Seperti diketahui, Ratna ditangkap di Bandara Soekarno Hatta saat akan pergi ke Chile, Kamis (5/10) malam. Penangkapan itu setelah Ratna ditetapkan sebagai tersangka dengan dijerat pasal 14 UU 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan juga UU ITE pasal 28 jo pasal 45 dan terancam hukuman 10 tahun penjara. Penangkapan ini setelah sebelumnya kepolisian menerima laporan dari Farhat Abbas mengenai 17 orang yang disebut menimbulkan keresahan terkait kebohongan dilakukan Ratna Sarumpaet. Berikut daftar 17 orang yang dilaporkan oleh Farhat Abbas: 1. Prabowo Subianto

2. Ratna Sarumpaet

3. Fadli Zon

4. Rachel Maryam

5. Rizal Ramli

6. Nanik Deyang

7. Ferdinand Hutahaean

8. Arief Puyono

9. Natalius Pigai

10. Fahira Idris

11. Habiburokhman

12. Hanum Rais

13. Said Didu

14. Eggy Sudjana

15. Captain Firdaus

16. Dahnil Azar Simanjuntak

17. Sandiaga Uno Reporter: Delvira Hutabarat

Sumber : Merdeka

Andi G Prakoso

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: