Sekjen Gerindra sebut Pilpres 2019 yang terberat bagi Prabowo Subianto

Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani mengatakan Pilpres 2019 adalah yang terberat bagi ketua umumnya, Prabowo Subianto. Sebab, kata dia, Pilpres 2019 banyak pengerahan kepala daerah untuk mendukung pasangan petahana Joko Widodo (Jokowi) dan KH Ma’ruf Amin.

“Dari tiga kali maju Pak Prabowo sebagai presiden, yang kebetulan saya tetap jadi sekjen partai yang mengusung beliau, kami merasakan terus terang ini adalah bobot terberat beliau menjadi calon presiden,” kata Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (10/10).

“Kami merasakan bahwa dulu 2009 tidak ada pengerahan bupati, wali kota, gubernur semasif seperti sekarang ini. Sekarang ini gubernur, bupati, wali kota seperti dikerahkan untuk memberikan deklarasi dukungan ke Jokowi-Maruf,” sambungnya.

Muzani mengatakan pada pertarungan Pilpres 2009 belum ada pengerahan kepala daerah mendukung salah satu pasangan capres cawapres. Sehingga pertarungan di 2019 bisa dianggap lebih berat dari sebelumnya.

Wakil Ketua MPR ini tidak mempermasalahkan jika para kepala daerah yang mendukung pasangan Prabowo dan Sandiaga tidak mendeklarasikan diri secara terbuka. Baginya, pemenangan Prabowo-Sandi adalah tugas partai pengusung.

“Biarlah kewajiban untuk memenangkan Prabowo-Sandi menjadi kewajiban partai pengusung dan tim pemenangan yang sudah kita bentuk,” ungkapnya.

Selain faktor dukungan, hasil rilis lembaga survei terkait survei Prabowo-Sandi juga memperberat langkah mantan Danjen Kopassus itu. Muzani mengatakan, banyak lembaga survei yang tidak berimbang.

“Kami merasakan juga di lembaga survei, beberapa lembaga survei yang kita galang itu juga rata-rata mereka menyatakan keberatan dengan alasan satu dan lainnya,” ucapnya.

Sumber : Merdeka

Andi G Prakoso

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: