Strategi-strategi mengejutkan Sandiaga Uno ingin menangkan Pilpres 2019

Usai ditunjuk sebagai cawapres Prabowo Subianto, Sandiaga Uno tampak sibuk dengan berbagai agenda. Dia mulai wara-wiri mendatangi berbagai pihak untuk mencari dukungan.

Tak cuma itu, berbagai strategi gencar dilakukannya guna meraih suara terbanyak pada Pilpres 2019 mendatang. Apa saja strategi Sandiaga? Berikut rangkumannya:

1. Kunjungi pasar

Sandiaga Uno untuk pertama kalinya berkunjung ke Kota Daeng, Makassar, Minggu, (19/8). Sasaran pertamanya adalah mengunjungi pasar tradisional Terong.

Sandiaga mengatakan pasar tradisional menjadi perhatiannya, karena 70 persen distribusi bahan pokok makanan masih melalui pasar tradisional. Juga 70 persen masyarakat memperoleh kebutuhan pokoknya di pasar tradisional.

“Pasar tradisional harus direvitalisasi, akses usahanya dikelola, lahan usahanya ditata dengan baik, kebersihan dan tempat interaksi pedagang harus lebih kekinian,” ujarnya.

2. Tawarkan program Santripreneur

Tim pemenangan bakal calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto – Sandiaga Salahudin Uno sudah mulai berkerja mematangkan visi misi yang akan ditawarkan. Sandiaga mengatakan, masalah ekonomi menjadi salah satu fokusnya. Dia akan menawarkan program Santripreneur.

Program Santripreneur merupakan adaptasi program Oke Oce yang digagasnya saat menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta. “Santripreneur adalah bagian dari adaptasi OK Oce, ada 7 tahapan, mulai dari pendaftaran hingga bantuan pemasaran bantuan pelaporan dan bantuan modal,” katanya di Universitas Bung Karno, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (17/8).

3. Dekati emak-emak

Salah satu strategi Sandiaga untuk meraih pemilih ialah dengan mendekati kaum emak-emak atau ibu-ibu. Sandi kerap kali menyatakan akan mementingkan nasib emak-emak mengenai harga bahan pokok. Sebab menurutnya, yang selalu dikeluhkan emak-emak adalah harga bahan pokok.

Strategi menggaet emak-emak pernah dilakukan saat Pilkada DKI 2017 lalu. Sehingga strategi ini akan kembali diterapkannya. “Ibu-ibu ini suaranya perlu kita dengar aspirasinya jadi kita angkat ini di level nasional dan internasional, mudah-mudahan menjadi pemikiran bersama kita,” kata Sandiaga di sebuah cafe di kawasan Cikini, Menteng, Jakarta, Jumat (17/8).

Sumber : Merdeka

Andi G Prakoso

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: