China kirim tim medis ke Palestina bantu penanganan COVID-19

Tim medis China mengunjungi sebuah pusat kesehatan milik Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) di kamp pengungsi Al-Amari di Kota Ramallah, Tepi Barat, Senin (15/6/2020).

Tim medis China tiba di Palestina pada 10 Juni untuk membantu masyarakat negara tersebut memerangi COVID-19. Dikirim oleh Komisi Kesehatan Nasional China, tim yang beranggotakan 10 orang itu terdiri dari para ahli di berbagai bidang medis termasuk penyakit menular, pemeriksaan virus, dan manajemen kesehatan.

Kunjungan selama sepekan hingga 17 Juni ini bertujuan untuk meningkatkan hubungan bilateral di sektor kesehatan dan pertukaran keahlian dalam memerangi wabah corona.

“China telah menjadi contoh utama dalam (memberikan) bantuan medis untuk negara-negara miskin yang terkena virus ini,” kata juru bica Pemerintah Palestina, Milhem dalam sebuah konferensi pers di Ramallah, Tepi Barat, dilaporkan Xinhua.

Dia pun mengucapkan terima kasih karena China turut memberikan bantuan kepada Palestina dalam rangka memerangi Covid-19.

“Kami menghargai upaya China dalam membantu dunia di tengah krisis kemanusiaan global ini melalui bantuan mereka ke Eropa dan kepada kami sebagai teman,” ucapnya.

Sejauh ini, Palestina memiliki 117 kasus Covid-19. Pada 5 Maret lalu, Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengumumkan keadaan darurat virus corona. Langkah itu ditempuh tak lama setelah kasus pertama Covid-19 ditemukan di Betlehem.

Kemudian pada 22 Maret, Palestina menerapkan karantina wilayah atau lockdown di Tepi Barat selama 14 hari. Sekolah-sekolah dututup, operasi transportasi umum dihentikan, dan pergerakan warga dibatasi. Masyarakat wajib tinggal di rumah.

Berdasarkan data yang dihimpun John Hopkins University and Medicine (Coronavirus Resource Center), saat ini terdapat lebih dari 857 ribu kasus Covid-19 yang tersebar di 180 negara. Sementara, korban meninggal telah melampaui 42 ribu jiwa (Ant-abh).

Bentang Nusantara
%d blogger menyukai ini: