Fahri Hamzah nilai jubir tim kampanye Jokowi dan Prabowo tak berkelas

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengomentari kinerja para juru bicara kubu capres-cawapres Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin dan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno. Dia menilai, para juru bicara itu tidak berkelas.

“Ya terus terang saja, saya bisa mengatakan juru bicara kedua belah pihak ini enggak ada yang canggih,” katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (9/10).

“Baik petahana atau penantang ini kedua-duanya juru bicaranya enggak ada yang canggih. Itu enggak berkelas itu. Enggak berkelas jubir-jubirnya itu,” sambungnya.

Fahri menyarankan, para politisi di tim pemenangan bisa lebih logis dalam memenangkan capres atau cawapresnya. Salah satunya dengan cara adu program.

“Sekarang ke tengah dong, kita berdebat konten, berdebat program berdebat rencana. Jangan tiru hal-hal yang insidentil dan enggak baik. Nanti jadi masalah,” ujarnya.

Terkait dengan pemanggilan Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais sebagai saksi di kasus dugaan penyebaran hoaks penganiayaan Aktivis Ratna Sarumpaet Fahri juga merasa khawatir. Dia menduga para aparat penegak hukum ada yang dipengaruhi oleh para jubir tim kampanye capres-cawapres.

“Itu juga, hehe itu yang saya khawatir ya, di penegak hukum itu ada pengaruh dari jubir-jubir juga. Makanya saya bilang, dua-duanya amatir nih, dua-duanya itu nggak bisa menangkan suasana padahal pemilunya itu masih tujuh bulan lagi,” ungkapnya.

“Yang saya khawatir nih, capek kita berantem nanti sebelum tujuh bulan kita semua habis amunisi capek semua tidur, gitu loh,” tutupnya.

Andi G Prakoso

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: