Kodam Hasanuddin Siapkan Hunian Bagi Tuna Wisma Untuk Tanggulangi Covid-19

Panglima Kodam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Andi Sumangerukka, S.E menawarkan kepada warga yang tidak memiliki tempat tinggal tetap, untuk sementara waktu tinggal di tempat penampungan yang disiapkan oleh Kodam XIV/Hasanuddin untuk menghindarkan mereka dari penyebaran Covid 19. Keseriusan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 di wilayah Sulawesi Selatan kembali ditunjukkan dengan mengumpulkan dan bertatap muka dengan ratusan tukang becak, pemulung, kaum duafa dan para tuna wisma, bertempat di lapangan Hasanuddin Makassar.

“Saribattangku ngaseng (saudaraku semua), kondisi sekarang sangat riskan akan terjadinya penularan penyakit. Oleh karena itu, kita berharap dari saudara-saudara yang mau kita tempatkan silahkan tinggal di sana, setiap hari akan kita kasih makan, tempatnya sangat nyaman, silahkan ditempati,” ucap Pangdam.

Selanjutnya, bagi yang memiliki rumah maupun keluraga di Makassar, agar memberikan data dan alamat yang benar, sehingga apabila ada bantuan baik makanan maupun sembako akan diantarkan oleh anggota TNI ke alamat warga yang telah terdaftar sehingga bantuan ini dapat tepat waktu dan tepat sasaran.

“Kita kasih makanan pagi, siang, malam bagi yang tidak berpuasa sedangkan yang berpuasa kita sediakan makan berbuka puasa dan sahur yang disiapkan oleh dapur lapangan Kodam Hasanuddin,” jelasnya.

Dia berharap dengan tinggal di tempat penampungan dapat melindungi bagi orang-orang yang rentan pada penularan virus Corona dan memutus mata rantai virus tersebut.

“Apa yang kita lakukan sebagai gugus tugas penanganan penyebaran Covid-19 bisa memutuskan mata rantai virus Corona,” harapnya.

Sementara bagi yang memiliki rumah maupun keluarga di Makassar, agar melaporkan datanya dengan benar sehingga bisa tepat sasaran pada saat penyerahan bantuan baik makanan maupun sembako.

Bantuan itu akan diantarkan oleh anggota TNI ke alamat warga yang telah terdaftar.

Di tempat yang sama, Kepala Staf Kodam Hasanuddin Brigjen TNI Andi Muhammad menyampaikan, tempat yang disiapkan oleh Kodam tersebut bukan tempat perawatan orang sakit, sehingga warga diharapkan tidak takut.

“Anjo tampak penampungannga, teai penampungan tau garring, jari teaki mallakki, anne teai ri ballak garingnga ni tampung (tempat penampungan ini, bukan penampungan orang sakit, jadi jangan takut, ini bukan di tampung di rumah sakit),” ucap Kasdam dalam bahasa Makassar.

Ditambahkan Kasdam agar seluruh warga tidak meremehkan penyakit yang diakibatkan oleh virus corona ini dan bersama-sama melawan penyebaran virus Corona dengan menghindari kerumunan, memakai masker dan menjaga kebersihan.

Alfian G Raditya
%d blogger menyukai ini: