Rapid Test di DIY 99 Orang Dinyatakan Reaktif

Pemda DIY mendapatkan jatah 20.400 alat rapid test dari pemerintah pusat. Dari 20.400 sebanyak 15.900 alat rapid test telah didistribusikan.

Kepala Bagian Humas Biro Umum Humas dan Protokol Setda DIY, Ditya Nanaryo Aji menyebut dari 15.900 rapid test yang telah didistribusikan, 5.049 telah diketahui hasilnya. Dari 5.049 hasil rapid test 99 dinyatakan reaktif.

“Dari jumlah yang telah didistribusikan, terdapat 5.049 yang hasilnya sudah dapat diketahui yakni 4.874 negatif, 99 positif, dan terjadi error pada 78 RDT (Rapid Diagnostic Test),” katanya di BPBD DIY, Senin (27/4).

“Yang menjadi prioritas rapid test tenaga kesehatan yang kontak dengan pasien dan kontak tracing kasus yang ada di seluruh Kabupaten/Kota di DIY, serta pendatang dari luar daerah terutama epicentrum Covid-19,” ujarnya.

Bagi yang mendapat hasil reaktif dari rapid test ini, harus dilanjutkan dengan tes swab menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR). Setelah itu, melakukan isolasi secara mandiri sembari menunggu hasil laboratorium dari tes swab.

Kepala Dinas Kesehatan DIY Pembayun Setayningastutie mengatakan, pihaknya terus mendorong tenaga kesehatan di DIY untuk memanfaatkan RDT tersebut untuk screening. Terutama bagi yang kurang mampu.

“Termasuk pekerja migran dan sebagainya. Selama ini, RDT dipersepsikan hanya untuk pelacakan kasus,” kata Pembayun.

Bentang Nusantara
%d blogger menyukai ini: